Komunitas Penggiat Budaya Jawa Di Kabupaten Pringsewu Menggelar Pentas Kesenian Kuda Kepang

Sumaterapost.co | Pringsewu – Tahun Baru Islam yang jatuh pada Sabtu, (30/7/2022) disambut dengan berbagai cara oleh masyarakat Indonesia.
Tradisi ini biasanya terus berlanjut hingga bulan tersebut berakhir, atau yang biasa disebut dengan tradisi Suroan.

Berkaitan dengan tradisi tersebut Komunitas penggiat budaya jawa di Kabupaten Pringsewu menggelar pentas kesenian Kuda Kepang dengan melibatkan perwakilan seluruh grub dari 9 Kecamatan di Kabupaten Pringsewu yang digelar di Lapangan Pekon Sidoharjo Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung.
Minggu, (7/8).

Baca Juga :  Siswa UPT SMP N 5 Pringsewu Kembali Torehkan Medali Emas Kejuaraan Nasional 

Akulturasi dengan kebudayaan daerah menghasilkan tradisi unik yang berkembang dimasyarakat yang memperkaya khasanah nilai budaya daerah dalam peringatan Tahun Baru Islam. Untuk menyambut pergantian tahun ini, masyarakat biasanya mempersiapkan dengan matang baik secara perorangan ataupun kelompok.
Kegiatan secara berkelompok di Kabupaten Pringsewu mereka lakukan dengan cara menggelar pantas Seni Kuda Kepang dan Seni Karawitan yang secara sukarela mereka pentaskan dalam rangka menjaga tradisi dan pelestarian budaya bangsa.

Menurut Ian selaku koordinator lapangan, pentas seni kuda kepang digelar dalam rangka peringatan tahun baru Islam dan menyambut peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77. Pentas ini dilakukan secara swadaya dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat yang peduli akan kesenian kuda lumping.

Baca Juga :  Peringati HUT TNI Ke 77 Turnamen Voli Perebutkan Piala Danramil 07/Gdr

Hadir pada kegiatan tersebut antara lain , Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Fraksi PDI Perjuangan Aris Wahyudi, ST, Pembina TCM Provinsi Palgunadi, STP, Kepala Pekon Sidoharjo Supratikno, Ketua TCM Kabupaten Pringsewu Hariadi dan Agus Irwanto, SE Tenaga Ahli Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan mewakili Ir. H. Endro S Yahman, M.Sc anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan daerah pemilihan Lampung 1.

Baca Juga :  Danramil 07/Gadingrejo Ikuti Giat Cegah Stunting

Ditemui disela-sela kegiatan tersebut, Agus Irwanto menyampaikan pesan Mas Endro bahwa melalui pertunjukan seni kuda lumping dapat terjalin silaturahmi dan kekompakan sesama warga sekaligus melestarikan warisan budaya kuda lumping yang lekat dengan wong cilik agar tetap terjaga dan tidak punah tergerus oleh arus globalisasi dan kemajuan jaman.

(rls/andoyo)