Maraknya Pemberitaan Dugaan Pemalsuan Dokumen, PT. Domus Jaya Klarifikasi

Sehubungan adanya pemberitaan yang marak atas dugaan pemalsuan dokumen eksport, PT Domus Jaya mengklarifikasi terhadap tuduhan pihak ketiga

Bandar Lampung – Sehubungan adanya pemberitaan yang marak atas dugaan pemalsuan dokumen eksport, PT Domus Jaya mengklarifikasi terhadap tuduhan pihak ketiga adalah tidak benar.

Melalui Kuasa Hukum PT Domus Jaya, Adria Indra Cahyadi, S.H., M.H menyampaikan pihaknya bermaksud untuk meluruskan permasalahan tersebut agar tidak berlarut-larut dan apabila perlu akan mengambil langkah hukum yang diperlukan.

” Oleh karena itu kami sampaikan hak jawab dan klarifikasi PT Domus Jaya ini. Faktanya PT Domus Jaya telah membatalkan ekspor tersebut sehingga adanya tuduhan pemalsuan terhadap data ekspor yang menimbulkan kerugian negara adalah tidak benar,” ujar Adria Indra Cahyadi kepada wartawan melalui rilisnya, Senin (08/08/2022).

Baca Juga :  KPU Siap Bersinergi Dengan JMSl Lampung

Ia juga menyebutkan bahwa pemberitaan yang tidak benar melalui media yang disampaikan oleh pihak ketiga telah sangat merugikan serta merusak citra dan nama baik PT Domus Jaya serta para pengurusnya.

” Dugaan pemalsuan dokumen ekspor tersebut adalah nyata-nyata tidak benar sebagaimana yang dituduhkan oleh pihak ketiga kepada PT Domus Jaya dan telah dibuktikan adanya pemeriksaan APH dengan tidak ditemukannya pelanggaran hukum yang terjadi,” jelas Adria bersama Eddi Mulyono.

Baca Juga :  Bersatu Padu Bersama Masyarakat, Korem 043/Gatam Tanam 1000 Batang Pohon Penghijauan

Menurutnya, hingga saat ini PT Domus Jaya telah kooperatif kepada aparat penegak hukum (APH) dengan hadir dari setiap panggilan/pemeriksaan APH dan mempersilakan APH untuk melakukan pemeriksaan serta melakukan tugasnya secara profesional.

” Setelah dilakukan pemeriksaan oleh APH dan aparat bea cukai terhadap permasalahan tersebut didapatkan hasil bahwa tidak ada pelanggaran hukum baik secara pidana maupun administrasi yang dilakukan oleh PT Domus Jaya,” kata kedua Kuasa Hukum PT Domus Jaya.

Lebih dari itu, Adria menambahkan, di dalam pelaksanaan ekspor apabila ada kekeliruan secara administratif merupakan hal yang wajar, hal tersebut dapat ditanggulangi dengan sistem pelayanan ekspor impor yang disediakan oleh sistem kepabeanan Republik Indonesia saat ini.

Baca Juga :  Peringati HUT TNI ke-77, Danrem, Kapolda dan Sekda Prov. Lampung Buka Turnamen Mini Soccer

” Hal ini sebagaimana di Pasal 82 ayat 5 Jo Pasal 82A Jo Pasal 85 UU Kepabeanan telah mengatur mekanisme yang jelas, dalam hal terjadi kekeliruan data yang disampaikan kepada pejabat kepabeanan berikut mekanisme keberatan dan banding sesuai ketentuan Pasal 93, Pasal 93A, Pasal 94 dan Pasal 95 U Kupabeanan,” tandasnya.