Nanang Widjaya Gelar Pameran Tunggal “Perjalanan Warna” di Pop Up Gallery, Plaza Indonesia

Pelukis Nanang Widjaya bakal menaja pameran tunggalnya bertajuk; “Perjalanan Warna” di Pop Up, Gallery Plaza Indonesia, Jakarta, dari 20 Sepember – 09 Oktber 2022 mendatang

Jakarta – Pelukis Nanang Widjaya bakal menaja pameran tunggalnya bertajuk; “Perjalanan Warna” di Pop Up, Gallery Plaza Indonesia, Jakarta, dari 20 Sepember – 09 Oktber 2022 mendatang.

Dalam pameran yang kelimabelas dihelat Talenta Organizer ini pelukis yang bemukim di Jogjakarta ini akan menaja puluhan karya lukisnya berukuran besar dan kecil dengan media cat air di atas kanvas.

D. Safitri A dari Talenta Organizer menyambut baik pameran tunggal Nanang Widjaya kali ini yang mengusung tema : “Perjalanan Warna”. Menurut D. Safitri Nanang Widjaya yang dikenalnya merupakan seniman yang konsisten dalam melukis dengan menggunakan media cat air.

“Karya-karya yang akan dipamerkan kali ini di Pop Up Gallery merupakan gambaran perjalanan mas Nanang Widjaya dalam perjalanan berkesenian. Banyak karya karya Mas Nanang dibuat secara spontan, di berbagai tempat, bahasa kerennya OTS alias On The Spot. Memamerkan karya karya seni dari Mas Nanang di pop-up gallery talenta, adalah sesuatu untuk kami,” ujar Safitri.

Harapan kami, sambung Safitri, pameran yang berjudul “Perjalanan Warna” bisa ikut memajukan seni rupa dan seniman Indonesia.

Nanang Widjaya mengatakan, perjalanan dari satu kota ke kota yang lain, dari negara satu ke negara yang lain, sangat disayangkan kalua dilewatkan begitu saja. Nanang sebagai seorang pelukis merekamnya dengan melukis onyeknya secara langsung tempat-tempat yang disinggahinya. “Terasa lebih lengkap perjalanan saya dengan mengabadikan beberapa tempat sebagai sketsa atau lukisan dengan menggunakan media cat air,” ujar Nanang suatu kali.

Nanang menambahkan dirinya melukis dengan media yang ramah lingkungan serta mudah dibawa dalam sebuahperjalanan artistic (journey) dalam melengkapi proses berkeseniannya dari waktu ke waktu.

“Hingga saat ini sampai tak terasa lahir beberapa karya dari berbagai negara yang pernah saya kunjungi. Semoga tetap diberikan kesehatan agar perjalanan Cat Air saya dalam berproses sebagai seorang perupa akan terus melahirkan karya-karya baru yang bisa menambah wawasan serta edukasi dalam berkesenian saya,” imbuh perupa yang humble ini.

Sementara, pengamat seni rupa Yuswantoro Adi, dalam tulisan pengantar pameran menuliskan tidak banyak pelukis Indonesia yang menggunakan medium cat air sebagai karya utamanya. Tentu ada sebabnya, salah satunya ialah karena lukisan di atas kanvas menggunakan cat minyak atau acrylic masih menjadi arus utama. Sedangkan cat air yang umumnya dikerjakan di atas kertas (meski bisa di atas kanvas tertentu atau kanvas yang diperlakukan khusus) terlanjur dianggap karya seni rupa kelas dua.

Selain itu melukis menggunakan cat air tidaklah mudah. Diperlukan kecakapan dan ketrampilan prima, karena ketika anda salah menggores maka ia tak dapat diperbaiki lagi. Dibutuhkan ketepatan dalam menorehkan warna. Termasuk kemampuan menyisakan bidang yang sengaja tidak diwarnai, sebab ada semacam aturan; dilarang menggunakan warna putih dalam melukis cat air. Unsur putih pada lukisan cat air adalah kertas atau kanvas berwarna putih itu sendiri. Artinya kecermatan dan kontrol tinggi sangat diwajibkan.

“Teknik nan rumit dan lumayan rigid inilah yang membuat sedikit sekali pelukis

profesional menghasilkan karya menggunakan medium ini. Pun kalau ada jumlahnya tak seberapa dibanding lukisan berbahan cat minyak atau acrylic. Pernyataan ini bukan melebih-lebihkan melain fakta apa adanya,” ujar Yuswantoro Adi yang juga pelukis.

Tetapi Nanang Widjaya, lanjut Yuswantoro, dengan tekad kuat melakukan sebuah perjalanan demi menghasilkan karya seni rupa. Ini tidak mudah alias sulit. Setidaknya ada tiga hal yang harus dimiliki untuk melakoni perjalanan artistik itu. Pertama harus punya modal dan bekal yang cukup agar leluasa bergerak kemana-mana. Kedua harus bisa berkonsentrasi penuh untuk mampu melukis obyek di sebuah kota atau negara yang bisa jadi baru saja dikenalinya. Dan ketiga harus menguasai benar teknik melukis dengan baik.

“Tanpa itu, buat apa pergi jauh-jauh? Belum lagi faktor cuaca, keramaian, perijinan, lokasi dan sekian hal lain yang berpotensi mengganggu kegiatan artisfiknya. Namun rasanya Nanang sudah ‘khatam’ soalan itu. Pada empatbelas kali pameran tunggalnya dan banyak pameran bersama yang ia ikuti selama ini, acapkali ia menampilkan lukisan cat air yang ia kerjakan secara OTS. Memang pada beberapa kali awal pameran tunggalnya ia lebih sering menggunakan medium pastel.

Nanang semakin intens menggarap cat airnya sejak tahun 2016. Dan di tahun yang sama ia belajar dengan serius tentang cat air ini di Songkhla of Art Comunity di Thailand.

“Artinya Nanang telah teruji. Dengan kata lain; ia sesungguhnya mampu dengan baik melukis memakai medium apa pun. Dan ia memilih cat air sebagai spesialisasinya. Dengan demikian ia istimewa dan layak menjadi juara,” tandasnya. Yuswantoro.

Menurut Yuswantoro, kesetiaan Nanang pada cat air bukan tanpa sebab. Ia ingin lukisan berbasis air ini dapat dihargai setara dengan lukisan berbahan lain. Karena menurut Nanang kekuatan sebuah karya tidak terletak pada bahannya saja melainkan pada ke-rupa-an itu sendiri. Untuk itu, Nanang berharap orang tak ragu lagi untuk mengkoleksi karya dengan medium cat air ini. Karena nilai sebuah karya bukan terletak pada bahan semata melainkan kualitasnya. Pelukis Nanang sudah dengan gigih dan gagah berani melakoninya.

“Aneka perjalanan Nanang Widjaya adalah perjalanan yang penuh warna. Itu bagus sekaligus mengesankan. Namun ada satu hal penting yang perlu dicatat, yakni perjuangannya untuk menempatkan posisi lukisan cat air di kelas utama,” pungkas Yuswantoro Adi. (Christian Saputro)

Jejak Rupa Nanang Widjaya di Dunia Seni Lukis

Nanang Widjaya adalah seorang pelukis kelahiran Jakarta yang kini memutuskan menetap dan berkarya di Yogyakarta. Medio 1997, Sebuah pameran tunggal dengan media pastel di atas kanvas. Awal torehan jejak ia berpameran.Sejak itu, hingga saat ini telah puluhan pameran tunggal yang digelar dan pameran bersama dalam lingkup nasional maupun internasional

Pameran Tunggal:

1997. Pameran Lukisan Tunggal l di Brayut Gallery Ubud Bali.

1998. Pameran Lukisan Tunggal II di Ngurah Gallery Ubud Bali.

1999. Pameran Lukisan Tunggal III di Hore Hore Café & Galleri Ampera Raya Jakarta Selatan.

2001. Pameran Lukisan Tunggal IV di D Gallery Jakarta Selatan.

2001. Pameran Tunggal ke V di Indo Steak Restourant Menara Mulia Jakarta.

2001. Pameran Lukisan Tunggal ke VI di Gallery 678 Kemang JakartaSelatan.

2002. Pameran Lukisan Tunggal Ke VII di D Gallery Jakarta Selatan.

2009. Pameran Lukisan Tunggal Ke VIlI di D Gallery Jakarta Selatan.

2018. Pameran Lukisan Tunggal Ke IX di KOI Kemang Jakarta Selatan.

2019. Pameran Lukisan Tunggal Ke X di Tembi Rumah Budaya Yogyakarta.

2020. Pameran Tunggal ke XI Sketch Exhibion Heritage di Tandhok Art space

2021. pameran Tunggal XII On Line@studio NW jogjakarta.

2022. Pameran Tunggal XIIISong OF Reality by Nanang Widjaya @NW Art space Jogjakarta.

2022. Pameran Tunggal XIIII Water Color is Beautiful@Top Up Gallery By Talenta Organizer@Plaza Indonesia Jakarta Pusat.

Pameran Bersama

2015. Pameran lukisan bersama ART IN BLUE di Gallery 678 kemang Jakarta Selatan.

2017. pameran lukisan kelompok Legenda 87 di Gallery SMSR Jogjakarta

2017. Pameran Lukisan Cat Air Komunitas Pelukis Cat Air di @home Hotel Yogyakarta.

2017. Seni Lukis Colour full Indonesia Di Gallery Hadiprana Yogyakarta.

2017. pameran Sketsa Bersama di studio KALAHAN Herri Dono Jogjakarta.

2018. Pameran Lukisan Hatyai Internaonal Arst Art Champ, Di Hatyai Thailand.

2018. Exhibition Lintas indonesia-Malaysia Nanang Widjaya and Simon Tan in Sakaye Kuta Bali Indonesia by zen1 gallery group.

2018. Pameran Lukisan Water Colour di Incheon Korea.

2018. Pameran Lukisan Kangen Jogja Tembi Rumah Budaya Yogyakarta.

2018. Pameran Nasional Lukisan Cat Air, Kolcai Di Balai Soedjatmiko Solo.

2018. Pameran Lukisan Bersama Di Gallery Hadiprana,Menteng Jakarta Selatan.

2019.Internaonal Exhibion ART CONNECT di Alor setar Malaysia..

2019.pameran lukisan Cat Air JUBILE at Nyana Tilem Gallery Ubud Bali.

2019.Exhibition painting Water color international IWS group @URBINO ITALI.

2019 pameran Bersama Lukisan Cat Air di balai Budaya Jakarta..

2019. Exhibition Painting Charity International@ Shongkla Thailand.

2019. pameran Lukisan bersama di Syang Gallery Magelang.

2019. pameran lukisan Bersama dlm rangka 80 Tahun OHD di pendhapa Art space jogjakarta.

2020. Pameran Lukisan Bersama UUK DIY di Gedung Perpustakaan DIY.

2020. Pameran Lukisan Bersama HUT 61 Tahun Sanggar Bambu (Nyawiji).

2020. Kampung Semar Fine Art Exhibion ON The spot di kampung semar gallery magelang.

2020. Internaonal Exhibion D’ AQUA ALBI FRANCE ART ET SANTI.at Gallery Espana PRANCIS.

2020. Pameran Lukisan WOTERED bersama lkatan Alumni Seni Rupa Yogyakarta IKASSRI di SMSR

Yogyakarta.

2021. ART INTERNATIONAL EXHIBITION In BREBES.in Rest Area 260 Brebes jawa tengah.

2021. Rotari Internaonal online Exhibion painng in Maurius island.

2021. The Art Without Borders’2021 internaonal Art Exchange Exhibion painng in Tainan City Taiwan.

2021. Pameran Lukisan MIRACULOOS TRUST bersama pelukis surabaya di Surabaya Suites Hotel.

2021. Pameran Lukisan Sugeng Kondur di SMSR Yogyakarta.

2021. Pameran Lukisan Bersama OBAH OWAH di Pendhapa Art Space.

2021. Pameran Lukisan Bersama Dasa Warna Expresi Cat Air 2021 di Taman Budaya Yogyakarta

2022. Pameran Lukisan Bersama Jenggelek Tangi Melek di Jawa Pos Radar Mojokerto

2022. Pameran Lukisan Bersama Dalam Beda Berbeda Dalam Sama di kampus UIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta

2022. pameran Lukisan Bersama Reunion Pendhapa Kang Tejo di TVRI Jogjakarta.

2022. International Exhibition Water color Fremantle 2022 at WESTERN AUSTRALIA.2022

2022. International 3 rd Cultural and Art Exchange Exhibition in TAIWAN is in HUALIEN

2022. Exhibition painting Heroik @pop up Gallery by Talenta.Organeizer in Plaza Indonesia Jakart.

2022. pameran Seni Rupa Titik Balik di Limanjawi borobudur Magelang2022.pameran seni Rupa Gugur Gunug di Museum Living Kota Gede Jogjakarta.

Nanang Widjaya
Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 27 Agustus1970
Pendidikan : Sekolah Menengah Seni Rupa Yogyakarta (SMSR)
Email : nanangwidjaya70@gmail.com
No.telp : 0877-3940-6328
Facebook : nanang widjaya (Christian Saputro)