Bogor – Satgas Covid-19 Kota Bogor ingin secepatnya menuntas vaksinasi menyeluruh warga Kota Bogor. Selain untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi dan mendorong sektor ril, setelah terpuruk akibat dampak pandemi Covid 19.
“Kebijakan Forkominda, pak walikota, pak Kapolresta dan Dandim 0606 Kota Bogor mentargetkan penuntasan Vaksinasi 17 September mendatang hingga 100 persen,” kata Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Anas S Rasmana pada wartawan Rabu (1/9/2021) petang.
Untuk percepat penuntasan pandemi Covid 19, kata Anas Pemerintah daerah memberi tugas tambahan pada para Kepala Dinas sebagai Direktur sentra Vaksin dengan membawahi tiga kelurahan.
Kemudian membentuk direktur operasi untuk mendorong masyarakat mau divaksin dan direktur administrasi bertugas diwilayah Bogor Selatan 4 memperoleh 2 terbaik dari 24 Sentra Vaksin di Kota Bogor.
Untuk percepatan itu tutur Anas pihaknya telah membentuk herd immunity (kekebalan komunal). Sebagai upaya pemerintah untuk mendekatkan akses lokasi vaksin dengan warga, dengan membuka sentra vaksin di 68 kelurahan di Kota Bogor.
Hal itu dilakukan pemerintah untuk mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan mendorong terciptanya iklim yang kondusif di masyarakat. “Kan tidak mungkin pemerintah terus mensubsidi lewat bansos terus menerus. Makanya pemerintah gencar menuntaskan vaksinasi menyeluruh,” ungkap Anas.
Anas lebih jauh menegaskan, Sentra Vaksin dibangun mensukseskan program vaksin dengan mentarget vaksinasi pada bulan Oktober harus tuntas seratus persen. Artinya semua warga Kota Bogor sudah divaksin Covid 19.
Dengan dibentuk direktur sentra Vaksin dan dibantu Wakil Direktur (Wadir) antaranya Bidang Nakes dari bagian Kelurahan untuk menyiapkan vaksin sebanyak mungkin serta memastikan vaksin itu ada dan siap divaksinkab pada masyarakat.
Sedangkan Wakil Direktur untuk Mobilisasi massa bertugas untuk mendorong masyarakat untuk divaksin dan sosialisasi agar warga berbondong – bondong menuju ke tempat vaksin.
Anas juga menjelaskan tugas Wakil Direktur administrasi selain mendata masyarakat yang belum dan sudah vaksin atau tertunda karena ada riwayat Diabetes, jantung, hipertensi untuk divaksin, kecuali bagi warga berusia dibawah 12 tahun.
” Untuk vaksinasi ditargetkan harus selesai seluruhnya atau mencapai 100% pada 17 September 2021, dan capaian vaksinasi Kota Bogor menyentuh angka 64%”, ungkap Anas.( Den)




