BENGKULU Sumatera Post.co /8Mei 2026 – Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, menegaskan komitmennya untuk mendukung supremasi hukum dan pembangunan daerah yang bersih dengan menyambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu yang baru, Saiful Siregar. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kejati Bengkulu, Kamis (30/4/2026), ini menandai awal dari sinergi yang lebih intensif antara legislatif dan lembaga penegak hukum di Provinsi Bengkulu.

Penyambutan tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting daerah, termasuk Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, Sekretaris Daerah Herwan Antoni, serta jajaran pejabat utama dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Sumardi menekankan bahwa sinergi antara DPRD dan Kejaksaan Tinggi sangat penting untuk memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai dengan hukum dan terhindar dari praktik korupsi. Ia menyatakan bahwa DPRD siap mendukung penuh upaya Kejaksaan dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat menghambat pembangunan.
“Kami di DPRD Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk menjadi mitra strategis Kejaksaan Tinggi dalam menjaga integritas pembangunan daerah. Kami percaya, dengan kerjasama yang kuat, kita dapat menciptakan iklim investasi yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sumardi.
Kajati Bengkulu, Saiful Siregar, menyambut baik dukungan yang diberikan oleh DPRD Provinsi Bengkulu. Ia menyatakan bahwa Kejaksaan Tinggi siap bekerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari DPRD Provinsi Bengkulu. Sinergi ini akan memperkuat upaya kami dalam memberantas korupsi dan memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai dengan rencana,” kata Saiful Siregar.
DPRD Provinsi Bengkulu dan Kejaksaan Tinggi Bengkulu sepakat untuk secara rutin melakukan pertemuan dan koordinasi dalam rangka membahas isu-isu strategis terkait pembangunan daerah dan penegakan hukum. Dengan sinergi yang semakin solid, diharapkan Provinsi Bengkulu dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
(AN)




