Sumaterapost.co | PESISIR BARAT – Perilaku salah satu pejabat teras di lingkungan Pemkab Pesisir Barat tak layak untuk ditiru, sebab ia lebih mendahulukan “tamu istimewa”.
Hal ini dialami salah seorang awak media yang hendak mengkonfirmasikan sesuatu hal yang sangat penting. Meski telah lebih dahulu menunggu, sang pejabat justru memprioritaskan tamu istimewanya.
“Belakangan aja bang, bapak ingin melayani tamu dari Samsat dulu,” kata salah seorang stafnya.
Hal ini tentunya menjadi bahan pertanyaan. Kok bisa ya, pejabat teras memilah-milah tamunya. Jangan-jangan sang pejabat tidak butuh lagi (alergi dengan media).
Semestinya pejabat itu harus tau etika, dengan kata lain, tamu harus dihormati. Jangan dipilah-pilah. Ataukah keengganan sang pejabat menerima tamu ada hal lain, atau mungkin si pejabat sedang mengalami “Galau” tingkat tinggi.
(Agustiawan)




