Sidang Lanjutan Suap Ade Yasin, Pernyataan Wadir RSUD Ciawi Mengejutkan

Sumaterapost.co l Bandung – Sidang kedelapan Bupati Bogor non aktif Ade Yasin di Pengadilan Tipikor Bandung Jawa barat, mengejutkan. Jaksa KPK menghadirkan saksi Wadir RSUD Ciawi Yukie Meistisia Ananda Putri, sebagai saksi pertama dan buka bukaan.

Persidangan dugaan suap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jabar mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan kedelapan, Senin, (15/8/2022).

Saksi Yukie Meistisia Ananda Putri, saksi pertama diminta keterangannya oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung. Dia menyebutkan jika terdakwa Ihsan Ayatullah merupakan kepanjangan tangan dari mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin.

Diketahui, saksi merupakan Wadir RSUD Ciawi, rumah sakit milik pemerintah daerah Kabupaten Bogor. Dia menyebut, jika permintaan Ihsan Ayatullah sama dengan permintaan Rachmat Yasin.

Baca Juga :  Adryan Nathanael Rilis Single Pop Elektro Terbaru "Harapku" 

“Arahan dan usulan dari Ihsan Ayatullah untuk menyiapkan sejumlah uang untuk Auditor BPK, langsung disiapkan. Saya tahu ketika Ihsan Ayatullah menyuruh, sama saja dengan perintah Rachmat Yasin,” kata Yukie Meistisia Ananda Putri, pada majelis hakim di Ruang IV R. Soebekti, Pengadilan Tipikor Bandung.

Yukie Meistisia Ananda Putri memaparkan, permintaan uang dari Ihsan Ayatullah berawal adanya Pemeriksaan Keuangan oleh BPK Jawa Barat tahun anggaran 2021.

Uang tersebut disiapkan intuk memperlancar proses pemeriksaan BPK Jabar. Ihsan Ayatullah terang terangan meminta agar RSUD Ciawi menyiapkan uang senilai Rp 200 juta.

Baca Juga :  Adryan Nathanael Rilis Single Pop Elektro Terbaru "Harapku" 

“Untuk Proyek RSUD Ciawi diminta oleh Ihsan Ayatullah agar disiapkan uang sebesar Rp200 juta, sebagai antisipasi adanya temuan BPK Jawa Barat,” jelas Yukie Meistisia Ananda Putri.

Yukie Meistisia Ananda Putri menyebutkan, pihak RSUD Ciawi akhirnya menyanggupi permintaan tersebut dan menyediakan uang sesuai dengan jumlah yang diminta.

“Kami bertiga akhirnya patungan. Pak Dirut RSUD Ciawi Rp 80 juta, saya Rp 60 juta dan Fitri Rp 60 juta. Uang tersebut kemudian diserahkan kepada Iksan Ayatullah melalui Irman Gafur,” tutur saksi.

Baca Juga :  Adryan Nathanael Rilis Single Pop Elektro Terbaru "Harapku" 

Sebelumnya, Kepala Bapenda Kabupaten Bogor Arif Rahman mengatakan, antara Ihsan Ayatullah dengan Rahmat Yasin ada faktor kedekatan.

Arif Rahman mempertegas antara adik kandung Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin menyebut antara Ihsan Ayatullah dan Rachmat Yasin memang memiliki kedekatan kekerabatan.

“Antara Ihsan Ayatullah dan Ade Yasin, saya pastikan tidak ada hubungan yang baik. Namun kalau antara Ihsan Ayatullah dan Rachmat Yasin, memang memiliki hubungan yang baik. Antara Rachmat Yasin dengan keluarga Ihsan Ayatullah memang sangat dekat,” kata Arif Rahman.

(Den)