Sokong Pusat Kuliner Kauman, Waroeng Semawis Gelar Aneka Hiburan

seniman Agus Budi Santoso menyerahkan lukisan Baraongsai berlatar Masdjid Kauman kepada Gus Khammad Ketika Takmir Masdjid Kauman ( Christian Saputro)

Semarang – Kopi Semawis (Komunitas Pecinan Semarang Untuk Wisata) atau yang juga dikenal dengan sebutan Waroeng Semawis untuk meramaikan Pusat Kuliner Kauman menggelar aneka acara hiburan di Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman, Semarang, mulai Sabtu (19/06) lalu.

Gelaran acara yang ditaja Waroeng Semaris kolaborasi dengan Masjid Kauaman untuk menyokong Pusat Kuliner Kauman yang baru dibuka atas inisiasi dari Takmir Masjid Kauman. Pusat Kuliner Kauman ini menyajikan menu khas Kauman seperti; Martabak, Sate Kmabing, Bir Pletok, Roti Santri, Mangud Semarang dilengkapi juga dengan aneka makanan dan kudapan generasi milenial.

Teater Jalanan yang mengisahkan lawatan Biksu Tong, Sung Go Kong dkk yang dimainkan SanggarvTeratai Mekar mampir pentas di Aloon -Aloon Masjid Agung Kauman Semarang (Christian Saputro)

Menurut Ketua Kopi Semawis Harjanto Halim awalnya rombongan takmir masdjid Agung Kauman yang dipimpin Ketua Takmirnya Gus Khammad berkunjung ke Waoerong Semawis Anyar yang berlokasi di Gang Waroeng,Pecinan, untuk studi banding guna membuat Pusat Kuliner Kauman.

Baca Juga :  Masdibyo : Pelukis Harus Menguasai Pemasaran dan Punya Sikap

“Akhirnya terjalin kolaborasi dan Waroeng Semawis membantu untuk meramaikan Pusat Kuliner Kauaman yang bakal dibuka secara resmi pertengan bulan Juli 2022 mendatang,” ujar CEO Marimas disela-sela pertunjukan wayang Potehi dari Gudo, Jombang, Sabtu (19/6/2022) lalu.

Waroeng Semawis Promosikan Kuliner Kauman

Harjanto memaparkan gelar acara ditaja untuk meramaikan soft launching Pusat Kuliner Kauman, Sabtu(19/06) pertunjukan Barongsai dan Wayang Potehi. Pada kesempatan Harjanto Halim menyerahkan tokoh wayang potehi panembahan Lesanpuro sebagai kenang-kenangan dari perkumpulan Wayang Potehi Gudo.

Ketua Kopi Semawis menyerahkan kenang-kenangan dari Sanggar Wayang Potehi Gudo, Jombang tokoh panembahan Lesanpuro kepada Ketua Takmir Masdjid Agung Semarang. (christian Saputro)

Pada kesempatan yang sama fotografer Agus Budi Santoso menyerahkan karya lukisannya berupa gambar Barongsai berlatar Masdjid Agung Kauman. Kedua menyimbolkan toleransi dan keberagaman. Dalam gelaran acara tersubut secara spontan Harjanto Halim dan Gus Khammad nyanyi bersama diiringi Amanda mahasiswi asal Taiwan lagu berirama mandarin yang syairnya diganti dengan bahasa Indonesia yang berisi tentang toleransi dan keberagaman di NKRI.

Baca Juga :  Masdibyo : Pelukis Harus Menguasai Pemasaran dan Punya Sikap

Pada Sabtu (26/06), Waroeng Semawis mempersembahkan, atraksi Wushu dan Teater Jalanan dari Sanggar Teratai Mekar yang menyajikan tentang kisah lawatan Biksu Tong Sam Cong bersama murid-muridnya Sun Go Kong dan Swe Cing

Kehadiran Pusat Kuliner Kauman dengan hiburannya ini menarik berbagai kalangan. Bahkan pada gelaran yang menghadirkan Sun Go Kong pengunjung pusat kuliner ini tumplek blek dan dagangan yang tersedia d puluhan lapak-lapak ludes.

Harjanto mengatakan kegiatan yang digelar waroeng Semawis ini bertujuan untuk silaturahmi dan makin mempererat toleransi juga untuk membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar Kauman khususnya danKota Semarang umumnya yang sempat tiarap dilindas pandemi.

Baca Juga :  Masdibyo : Pelukis Harus Menguasai Pemasaran dan Punya Sikap

“Jadi setelah Waroeng Semawis menghadirkan hiburan Barongsai, Wayang Potehi, Wushu dan Teater Jalanan Sung Go Kong, tunggu kejutan-kejutan berikutnya setiap malam Minggu sampai Pusat Kuliner ini dibuka pertengahan Juli nanti, ” ujar Harjanto Halim yang juga Ketua Boen Hian Tong.

Sementara, Ketua Takmir Masdjid Agung Kauman Gus Khammad, sangat mengapresiasi Waroeng Semawis yang mendukung pendirian Pusat Kuliner Kauman dengan menyuguhkan hiburan-hiburan yang main mempererat rasa persatuan dan memperkokoh nilai-nilai tolerasnsi. “Saya sangat berterima kasih kepada pak Harjanto Halim yang selalu hadir mensupport kehadiran Pusat Kuliner Kauman ini. Terima kasih juga kepada grup Barongsai, Wushu, Wayang Potehi dan Tetaer Jalanan dan yang telah tampil memeriahkan Pusat Kuliner Kauman ini,” tandas Gus Khammad.

( Christian Saputro)

.