SPI beserta Warga Tanjung Mas Jatitenggo Akan Lapor Ke Kapolri

Sumaterapost.co | Pringsewu – Penggerusan Bukit yang berada di Tanjung Mas RT 002/RW 005, Dusun Jatirenggo, Pekon Waluyojati Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, sangat dikhawatirkan warga setempat karena lokasi Bukit yang dikeruk berada kurang lebih 50 – 100 meter diatas pemukiman warga.

Muhlasin, salah satu warga yang juga sebagai Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI), yang bermukim tidak jauh dari bukit yang di keruk, kepada Sumaterapost.co menuturkan, Kami warga disini sudah melaporkan permasalahan ke DPRD Kabupaten Pringsewu serta Dinas Lingkungan Hidup, saat itu dari DPRD maupun Dinas Lingkungan Hidup turun kelapangan meninjau keluhan warga.

Baca Juga :  LLDIKTI Wilayah 2 Adakan Pendampingan Karya Tulis Ilmiah

Kami warga yang berada tudak jauh dari lokasi pengerukan bukit, meminta pengerukan lereng bukit untuk diberhentikan sementara sampai ada perijinan, dan meminta kepada pengembang untuk membuat drainase, agar saat terjadi hujan material tanah dan air yang berasal dari bukit yang dikeruk bisa langsung mengalir dan tidak masuk ke pemukiman, ungkap Muhlasin

Baca Juga :  Peringati HUT TNI Ke 77 Turnamen Voli Perebutkan Piala Danramil 07/Gdr

Namun yang terjadi dilapangan kami nilai pihak pengembang tidak melaksanakan janjinya dan tetap melanjutkan pengerukan lereng bukit.

Menyikapi permasalahan ini, Serikat Petani Indonesia (SPI), beserta warga setempat, rencana akan melayangkan surat Ke Kapolres, Kapolda dan Kapolri, untuk menindaklanjuti dugaan kerusakan lingkungan akibat pengerukan bukit yang berdampak pada warga sekitar, ujar Muhlasin yang akrab dipanggil embah.

Baca Juga :  Alfamidi Resmikan Toko Pertama Di Pringsewu Sambil Menggelar Pameran Produk UMKM

(Andoyo)