Tanggapi Tanggapan Kapolres OI, Begini Penjelasan Advokat Dirwansyah

Sumaterapost.co | Ogan Ilir – Terkait pemberitaan atas tanggapan Kapolres Ogan Ilir terhadap laporan dari Makmun Cakades Tebing Gerinting Selatan melalui kuasa hukumnya. Advokat Dirwansyah, angkat bicara merespon balik tanggapan Andi Baso Rahman, Rabu, (5/10) malam.

Hal tersebut disampaikan Dirwansyah via chat aplikasi WhatsApp-nya. Dalam pesan singkat itu, Ia mengatakan bahwa pilihan Calon Kepala Desa (Cakades) ada 2 orang, yang pertama yakni Hijazi dan kedua Makmun.

Menurutnya, terduga dikatakan tidak netral lantaran komentarnya di sebuah postingan akun Facebook.

“Jangan kan untuk duduk di tempat calon kades, memberikan komentar saja tidak boleh,”terangnya via WA.

Masih kata Dirwansyah, di kolom komentar itu kata-kata si terduga ini memihak dan dapat membuat suatu kegaduhan di mana dirinya sebagai oknum penegak hukum.

Baca Juga :  Terkait Tambang Pasir di Lebung Bandung, Anggota DPRD OI AR Membantah Tegas

“Terduga adalah bagian dari garda terdepan untuk melakukan penindakan terhadap hukum masalah disiplin Polri. Dalam hal ini, justru dirinya lah yang membuat kegaduhan itu dengan memperlihatkan ketidaknetralan. Seharusnya terduga tidak perlu memberikan komentar atau memberikan sikap keberpihakannya,” ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut dia via WA, dalam kasus ini diduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan Oknum Aipda HR terhadap Paslon 02. Ia melakukan penyerangan terhadap kehormatan harkat serta martabat keluarga paslon di 02, atas kasus yang terdahulu perselisihan di salah satu media massa pada saat pengundian nomor urut Cakades Tebing Gerinting Selatan. Saya pun mengambil pendapat dan analisis atas kejadian sebelumnya.

Baca Juga :  Terkait Tambang Pasir di Lebung Bandung, Anggota DPRD OI AR Membantah Tegas

“Itu sudah ada Sebab Akibat yang dilakukan Aipda HR, penyerangan terhadap karakter psikologi masyarakat agar tidak tertarik memilih Cakades 02. Saya mengambil pendapat dan analisis kejadian sebelumnya, sebab akibat antara Aipda HR terjadi, ditakutkan ada dendam lain,”jelasnya.

Dirwansyah menambahkan, mengapa ada sikap tegas untuk melaporkan ke Polres Ogan Ilir masalah disiplin anggota Polri. Permasalahan netralitas dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya “Keadaan dan sikap netral tidak memihak, bebas, kenetralan”.

Dalam hal ini, bahasa “Kando” dan tanda Emoji tertawa sebagai balasan dari Calon Kades Tebing Gerinting Selatan 01, telah jelas, nyata dan terang benderang menunjukkan adanya keberpihakan (tidak netral).

Baca Juga :  Tambang Pasir Ilegal Milik Salah Satu Anggota DPRD OI Yang Beroperasi di Desa Lebung Bandung Labrak UU No 3!

Kendati demikian, sesuai Konstitusi UUD RI 1945 dan saya pun diberikan Kuasa untuk melaporkan yang terkandung sebagai Dasar Hukum Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002, Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pasal 28 ayat 1, ayat 2 dan ayat 3 Jo. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 Pasal 3 Huruf a, Pasal 4 huruf a dan huruf F dan Pasal 5 Huruf a dan huruf b.

“Saya berpendapat hukum pada pasal- pasal peraturan perundang-undangan cukup jelas. Dan pendapat sederhana saya, itu bisa digunakan untuk mengambil sikap tegas untuk penindakan kedisiplinan terhadap Terduga HR,”tutup Dirwansyah via WA-nya.

 

(Laporan Jurnalis FC Ogan Ilir-Sumsel)