Unik, Dugaan Pemerkosaan Ditanjung Morawa Malah Masuk Belakang Bukan Depan

Kekerasan Sex terhadap anak Usia 17 tahun

Sumatera Utara – Kekerasan terhadap Anak kian terjadi di Kab.Deli Serdang Sumatera Utara, baik tindakan kekerasan Fisik maupun tindakan Kekerasan Sexual, seperti sesuai keterangan dari para korban yang di jumpai oleh Awak Media, Namun kali ini cukup unik yang terjadi pada salah satu Anak yang pada saat kejadian kekerasan Sex terhadapnya pada Usia 17 tahun di Kec Tanjung Morawa

Kita sebut saja nama nya Bunga yang menceritakan pada Awak media kejadian terhadapnya sekitar kurang lebih 1 bulan yang lalu, Bunga mengatakan bertemu dengan seorang pria dewasa kemudian mereka saling mengenal lebih dekat, pada suatu hari bunga di ajak kerumah Pria dewasa itu kerumahnya dan di rumah itu bunga tidak menyangka bahawa akan mau dicabuli alias di Perkosa

Baca Juga :  Ir Wesly Sianipar: Pengurus DPD ASPPHAMI Sumut Terus Lanjutkan Program Kerja

Keterangan bunga agak sedikit unik, karena Bunga saat di tarik Paksa oleh Pria itu kedalam kamar memaksa memperkosa Bunga namun apa yang terjadi Pria itu malah memasukkan kemaluan nya Ke Arah bagian belakang bunga sehingga Bunga menahankan sakit hampir satu pekan(1 Minggu)

” Awalnya saya keluar dari kamar mandi kemudian AB ngikutin saya,terus narik saya ke Kamar tidur saya berontak, saya di dekap dari belakang saya mau menjerit tapi takut, dirumahnya sepi tidak ada orang, pada saat dia menciumi saya langsung saya menolak, AB memaksa saya minta masukin Kedepan saya tapi saya tidak mau, lalu saya didekap dari belakang, saya tetap berontak , terang bunga

Baca Juga :  Gelar Rapat Gustu, Pemkab Sergai Komitmen Pastikan Hak dan Perlindungan Anak

Sambung Bunga” Pada saat itu saya tidak bisa bergerak lagi saya ketakutan, AB tetap berusaha memasukkan kemaluannya ke arah depan saya, tapi tetap tidak saya kasi dan berontak, saya kecapean berkeringat menahan takut, AB tetap terus berusaha, saya tetap mempertahankan kesucian saya, pada saat saya lemas itulah AB mengarahkan kebelakang saya mensodomi saya dengan paksa,saya menangis menahan kesakitan tapi AB tetap terus memasukan kemaluan nya , pungkas Bunga sedih menerangkan pada Awak Media disaksikan keluarganya

Dari keterangan Bunga yang disaksikan oleh awak media bersama keluarganya, kemudian Ibu Korban melaporkan Kejadian tersebut ke Polresta Deli Serdang dengan didampingi oleh Ketua Pokja Komnas Perlindungan Anak Kec.Tanjung Morawa dengan Nomor Laporan STTLP/B/52/l/2023/SPKT/POLRESTA DELI SERDANG/POLDA SUMUT , pertanggal 20 Januari 2023 Pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP Pasal Perbuatan Sodomi/Cabul

Baca Juga :  PWI Sumut Bersama Pangdam I/BB Bahas Pengamanan VVIP HPN 2023

Ibu Bunga memohon pada Kapolresta Deli Serdang agar pelaku Pencabulan Sodomi terhadap Anak nya agar segera ditangkap dan di Adili dengan se Adil Adil nya

” Mohon lah saya Kepada Bapak Kapolresta Deli Serdang Pak Irsan Sinuhaji agar pelaku yang mensodomi anak saya segera ditangkap, agar nantinya tidak ada lagi korban-korban berikut nya dengan iming-iming Cinta, permintaan mohon oleh ibu Bunga dengan sedih.pungkas 24/01/2023

(4211ARI)