Video Viral Polisi Ricuh, Ketua Panitia Pilkades Tebing Gerinting Sebut Isu Adanya Intervensi Tidaklah Benar

Masrowi, Ketua panitia pilkades Tebingrinting Selatan.

Sumaterapost.co | Ogan Ilir – Usai viralnya video dua orang polisi yang ribut adu mulut di medsos saat pengambilan nomor urut cakades di Tebing Gerinting Selatan kemarin. Awak media Sumatera Post mencoba menggali informasi terkait video viral tersebut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, diketahui bahwa benar sempat terjadi kericuhan, cekcok mulut antara polisi berpakaian sipil dan salah satu anggota propam pada momentum pengundian nomor urut Cakades Tebing Gerinting Selatan, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, pada Rabu, (3/8) petang.

Baca Juga :  WCD Pemkab Muba Bareng Masyarakat, Gotong-royong Bersihkan Lingkungan

Masrowi, Ketua Panitia Pilkades Tebing Gerinting Selatan saat dikonfirmasi mengatakan, saat itu kami tengah fokus dengan prosesi pengundian, namun tiba-tiba terdengar suara bentakan keras, sontak saja seketika itu juga pandangan kami semua tertuju pada arah sumber teriakan tersebut.

Namun di sini perlu saya tegaskan, lanjut Masrowi, tidak ada intervensi, seperti yang diisukan di medsos.

Baca Juga :  Ahmad Lamsari : Optimis, Kecamatan Indralaya Kembali Juara Umum di PORKAB lll OI Tahun 2022

“Tidak benar isu itu sebab tidak ada intervensi sama sekali. Bahkan beliau pun datang atas kemauannya sendiri, hadir secara pribadi untuk menyaksikan kakaknya yang ikut dalam pengundian nomor urut Cakades. Di sana beliau tidak ada memberikan arahan atau apapun, hanya duduk terdiam dan main hp. Kemudian ada keributan dan terdengarlah teriakan darinya dengan ucapan, ia adalah propos,”kata Masrowi, Kamis, (4/8) petang.

Setelah itu, lanjut Masrowi, ada Bhabinsa yang mengamankan situasi dan acara berlanjut.

Baca Juga :  Heboh!! Tanpa Ada Alasan Jelas Salah Satu Calon Kades Tanjung Sejaro Mengundurkan Diri

“Beliau pun hadir di sana tanpa mengenakan pakaian dinasnya. Beliau bilang datang ke acara ini atas undangan via WA yang saya sampaikan ke Bapak S yang diteruskan ke beliau,” terangnya.

Suasana saat itupun sempat ricuh. Hingga akhirnya datanglah pihak Polres OI yang menjemput, barulah acara mulai dilanjutkan hingga selesai. Yang jelas intervensi yang santer disebut-sebut dalam video viral itu tidaklah benar,” tutupnya.

F’c