Walikota Semarang Hendrar Prihadi Resmikan Kuliner Kauman

Walikota Semarang Hendrrar Prihadi didamüingi Tokio masyarakat mememcet tombol siribe penanda resmi dibukannya Kuliner Kauman, jumat (15/07/2022) (Christian Saputro)

Semarang – Satu lagi sentra kuliner hadir di Kota Semarang. Walikota Semarang Hendrar Prihadi eresmikan Pusat Kuliner Kauman – Masdjid Agung Semarang, Jumat , (15/07/2022) malam.

Hadirnya pusat Kuliner Kauman ini diharapkan menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat Kota Semarang maupun di luar Kota Semarang. “Selain menjadi pusat kuliner baru di Kota Semarang diharapkan kehadiran Kuliner Kauman ini dapat ikut mendongkrak perekonomian masyarakat Kota Semarang, ” ujar Hendi sapaan karab Walikota Semarang dala sambutannya saat pembukaan Kuliner Kauman Semarang.

Harapannya para pelaku UMKM dapat berkumpul berdagang di pusat Kuliner Kauman ini. Semoga laris-manis, ekonomi tumbuh berkembang, masyarakat semakin sejahtera, PAD-nya juga naik pesat.

Lebih lanjut Hendi engatakan, meskipun Pemkot Semarang telah mendeklarasikan Semarang sebagai Kota Pariwisata namun tidak seperti Bali yang memiliki laut dan pasir biru. Semarang juga tidak sepeti Yogyakarta dan Surakarta yang memiliki kraton dengan berbagai budaya dan peradabannya.

“Maka di Kota Semarang perlu diciptakan berbagai event sebagai destinasi baru, misalnya kuliner yang top,” katanya.

Hendi menegaskan bahwa Kota Semarang selain dikenal dengan kulinernya dan bangunan bersejarah, juga Semarang dikenal sebagai hap-nya Pulau Jawa. “Maka imej Kota Semarang sebagai pusat kuliner harus dioptimalkan seperti halnya hadirnya Kuliner Kauman Semarang yang didukung rekan-rekan Kopi Semawis dan berbagai pihak lainnya. Kami berpesan agar dijaga dengan baik, Kuliner Kauman Semarang ini sudah viral, masakannya keren-keren, maka ini harus dijaga dengan baik, ” tandas Hendi.

Hendi menambahkan, Pemkot Semarang pada tahun ini telah merencanakan membangun pusat kuliner di beberapa titik selain Warung Semawis, Kuliner Kauman, seperti di Jalan Veteran, Jalan Singosari, Jalan Mulawarman Raya, dan Jalan Depok Semarang.

“Ada empat titik ini akan kami jadikan juga sebagai pusat kuliner Kota Semarang agar masyarakat semakin tertarik datang ke Semarang dan kemudian berbelanja,” imbuhnya.

Sementara itu CEO Suara Merdeka Network, Kukrit Suryo Wicaksono yang mewakili tokoh masyarakat Semarang sangat mengapresiasi dibukanya Kuliner Kauman Semarang.

Kukrit mengatakan, baru kali ini melihat ada event di Kota Semarang yang dipromosikan semua tokoh masyarakat di Kota Semarang. Sejalan dengan itu, pihaknya berkomitmen ikut mendukung hadirnya Kuliner Kauman Semarang sebagai salah satu destinasi baru Kota Semarang.

Menurut Kukrit , sinergitas antara Kuliner Kauman dan Kopi Semawis ini menjadi daya tarik tersendiri dan perlu dicontoh oleh komunitas – komunitas lain.

“Kami dari Suara Merdeka Network all out mendukung Kuliner Kauman Semarang agar ke depan semakin ramai. Selamat dan sukses, mudah-mudahan membawa berkah bagi kita semua,” imbuhnya.

Marifood Sokong Aneka Hiburan

Hal sama diungkapkan CEO PT Marimas Putera Kencana Harjanto Halim. Menurut Harjanto Halim, dukungan tidak hanya dari Marias , tapi juga dari Kopi Semawis dan juga berbagai pihak.

“Kami berharap ini menjadi tempat kuliner baru di Kota Semarang. Mudah-mudahan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di sekitar Masjid Agung Semarang sekaligus mendatangkan wisatawan,” katanya.Harjanto Halim juga mengapresiasi pengurus Takmir Masjid Agung Semarang yang telah menjadikan Aloon-aloon Masjid Agung Semarang sebagai salah satu pusat kuliner baru di Kota Semarang.

Menurut Harjanto, ini langkah yang baik dari pengurus Masjid Agung Semarang dalam upaya menghidupkan Alon-aloon Masjid Agung Semarang. Kopi Semawis dan Marimas sejak awal persiapan sudah menyokong meraaikan Kuliner Kauman dengan menghadirkan berbagai hiburan yang menjadi magnet Kuliner Kauman antara lain; Barngsai, Wayang Potehi, Wushu, Teater Jalanan Sung Go Kong, dan Unkatur Akustik

Pada gelaran grand launching Kuliner Kauman hadir tokoh – tokoh masyarakat dan antara lain; Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin, Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, KH Ali Mufiz, KH Hanief Ismail, Habib Hasan Thoha, KH Hadlor Ihsan, KH Muhyiddin, KH Anasom, KH Multazam Ahmad, Prof . Noor Edi Sasongko. Kemudian, CEO Suara Merdeka Network, CEO PT Marimas Putera Kencana Harjanto Halim, pengusaha Semarang dr Setiawan dan sejumlah tokoh lainnya. (Christian Saputro)