Sumaterapost.co | Tanggamus – Ketika dikonfirmasi oleh media ini yang tergabung di Organisasi Solidaritas Pers Indonesia DPD Kabupaten Tanggamus, terkait pasien Miskin di tolak berobat di Rumah Sakit Batin Mengunang Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus, pada Jumat malam Sabtu yang lalu.
Kepala Bagian Tata Usaha Rumah Sakit Batin Mengunang Kota agung, Budi Ghozali mengatakan, yang ia pahami teman-teman kerja sudah sesuai dengan SOP, kemudian ada satu hal yang mungkin tidak memuaskan bisa jadi kelalaian dan bisa jadi pada saat itu mungkin sedang tidak Mood dari perawat atau dokter jaga.
Kemudian berkaitan dengan alat Rontgen di Ruang Gedung Radiologi, sedang dalam keadaan diperbaiki memang belum bisa beroprasi.
“Tapi setidaknya kita sudah mencari Solusi bagaimana pelayanan alat Rontgen tetap bisa melayani, kita juga sudah menggandeng dengan pihak ketiga setidaknya sampai Gedung yang sedang di rehab selesai. Saya juga belum komunikasi dengan pihak ketiga apakah alat Ronsen yang kita bekerja sama dengan kepihak ketiga ada itu ada masalah yang jelas kita sudah mencarikan solusi tidak ada pelayanan tidak terganggu bagaimana tetap bisa dilayani dengan mengandeng dengan pihak ketiga selama tiga bulan untuk alat Radiologi,” kata Kabag TU RSBM, Budi Ghozali.
Sebelumnya terdapat peristiwa memilukan, itu terjadi saat Suryani (40) warga Banjar Negeri Kusa Kecamatan Kota agung, Kabupaten Tanggamus, mengantarkan adik iparnya Maryani (25) yang diduga mengidap penyakit gana di payudaranya dan mengalami demam tinggi, Jumat (7/10/2022) malam.
Ketika tiba di rumah sakit ia diarahkan menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD), namun setelah beberapa jam sang adik tidak ditangani pasien kemudian disarankan untuk dirawat di rumah sakit lain.
Herwan/team SPI




