Sumaterapost.co | Pringsewu – Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) Lampung secara resmi menyelenggarakan kegiatan Pembukaan dan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026, Senin (12/1/2026), bertempat di Graha Ahmad Dahlan UMPRI.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan KKN mahasiswa UMPRI sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan pembukaan KKN Tahun 2026 mengusung tema “Kolaborasi Lintas Disiplin untuk Masyarakat Berdaya, Sehat, Cerdas, dan Berkemajuan.” Sebanyak 613 mahasiswa peserta KKN mengikuti kegiatan pembekalan dengan penuh antusias sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana KKN Tahun 2026, Dr. Rahma Faelasofi, M.Sc., yang menyampaikan bahwa KKN merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu, membangun empati sosial, serta berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tema KKN Tahun 2026 dirancang untuk mendorong mahasiswa lintas program studi agar mampu bekerja sama secara kolaboratif dalam menjawab permasalahan riil di masyarakat, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Sambutan kedua sekaligus pembukaan resmi kegiatan disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Ns. Arena Lestari, M.Kep., S.Kep.J., Ph.D. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa KKN merupakan sarana strategis untuk membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.
“Mahasiswa UMPRI harus hadir sebagai agen perubahan. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, membangun kolaborasi lintas disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan di tengah masyarakat,” tegas Rektor.
Rektor juga berpesan agar seluruh peserta KKN menjaga nama baik almamater, mampu beradaptasi dengan kearifan lokal, serta menjadikan pengalaman KKN sebagai bekal berharga dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.
Pada Tahun 2026, mahasiswa KKN UMPRI akan ditempatkan di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Pringsewu, yang tersebar di empat kecamatan melibatkan 38 desa/pekon.
Di Kabupaten Pesawaran, mahasiswa KKN ditempatkan di Kecamatan Way Lima dan Kedondong, meliputi 16 desa/pekon. Sementara itu, di Kabupaten Pringsewu, lokasi KKN mencakup Kecamatan Banyumas dan Adiluwih dengan total 22 desa/pekon.
Melalui kegiatan KKN ini, Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung berharap mahasiswa mampu berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan sesuai dengan semangat “Masyarakat Berdaya, Sehat, Cerdas, dan Berkemajuan.” (ndy)




