Sumaterapost.co, | Kalianda, Lampung Selatan – Kejuaraan Menembak Bupati Lampung Selatan I yang diselenggarakan oleh Pengkab Perbakin Lampung Selatan pada 7–8 Februari 2026 berlangsung sukses dan mendapat antusias tinggi dari peserta. Kegiatan ini menjadi ajang uji kemampuan menembak bagi masyarakat umum sekaligus menjadi sarana penjaringan atlet menembak berprestasi di Kabupaten Lampung Selatan.
Kejuaraan ini diikuti peserta dari berbagai unsur, mulai dari atlet klub menembak, personel TNI/Polri, hingga peserta umum pecinta olahraga menembak.
Acara resmi ditutup oleh Ketua KONI Lampung Selatan, Huzairin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi upaya Perbakin Lampung Selatan dalam menyelenggarakan lomba menembak terbuka ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menguji kemampuan atlet sekaligus mencari bibit atlet muda berbakat yang nantinya bisa mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa olahraga menembak masih tergolong olahraga dengan biaya cukup tinggi. Namun demikian, pihaknya berharap Perbakin dapat terus melakukan pembinaan agar olahraga ini dapat dijangkau berbagai kalangan masyarakat.
“Kami berharap ke depan olahraga menembak bisa semakin berkembang di Lampung Selatan. Dengan manajemen yang baik, bukan tidak mungkin daerah ini bisa melahirkan atlet-atlet penembak profesional bahkan sniper andal yang bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Huzairin juga menegaskan dukungan KONI terhadap pembinaan olahraga menembak di Lampung Selatan.
“KONI tentu akan terus mendukung cabang olahraga yang aktif melakukan pembinaan dan pembibitan atlet. Kami melihat Perbakin Lampung Selatan cukup serius dalam hal ini,” tegasnya.
Pada penutupan kegiatan, panitia juga membagikan medali kepada para juara di masing-masing kelas pertandingan.
Pada kelas pistol presisi, medali emas diraih Aiptu Antoni (Brimob) dengan skor 95,01. Medali perak diraih Edi (KSC) dengan skor 92, sedangkan medali perunggu diraih Wira (Yonif 7 Marinir) dengan skor 91.
Untuk kelas PCP Three Position dengan jarak tembak 33 meter, juara pertama diraih Alfa dengan skor 130, juara kedua Azmi dengan skor 130, dan juara ketiga Aji dengan skor 120.
Sementara pada kelas Benchrest Heavy Rifle jarak tembak 25 meter, juara pertama diraih Ujang BJS dengan skor 249, juara kedua Pranata dengan skor 249, dan juara ketiga Didi Suhairi dengan skor 247.
Ketua Pengkab Perbakin Lampung Selatan, Andriawan, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet menembak daerah.
“Kegiatan ini memang kami desain tidak hanya untuk lomba, tetapi juga untuk pembinaan. Kami ingin mencari bibit atlet sejak dini agar Lampung Selatan memiliki atlet menembak yang bisa bersaing di level lebih tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, selain medali, para juara juga mendapatkan dana pembinaan sebagai bentuk motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Kami berharap dana pembinaan ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang latihan para atlet,” katanya.
Andriawan juga menyampaikan bahwa panitia memberikan perhatian khusus kepada peserta dari kalangan pelajar.
“Untuk peserta pelajar, kami juga memberikan beasiswa pendidikan dari Universitas Indonesia Mandiri (UIM). Ini bentuk dukungan agar atlet muda tetap bisa menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, serta semua pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sukses,” tutupnya.(Kasiono)




