YOGYAKARTA — Pameran seni rupa bertajuk DIS/ORDER: It’s Fine, Actually bakal dibuka pada Rabu, 29 April 2026 di Sangkasa Gallery. Pameran ini akan berlangsung hingga 1 Mei 2026 dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
Pembukaan resmi dijadwalkan pukul 16.00 WIB dan akan diresmikan oleh Bambang Toko. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Celah Kecil dalam program “DIKTISAINTEK Berdampak” yang melibatkan pelaku seni lintas disiplin di Yogyakarta.
Mengusung tema “dis/order”, pameran ini menghadirkan refleksi atas realitas yang tidak selalu utuh. Karya-karya yang ditampilkan berbicara tentang pergeseran persepsi serta upaya manusia berdamai dengan situasi yang kerap terasa tidak baik-baik saja. Para seniman mengeksplorasi wilayah abu-abu antara keteraturan dan kekacauan, antara retak dan keutuhan.
Lebih dari 20 seniman ambil bagian dalam pameran ini, di antaranya Pangestu, Bobsick, Kus Hervica, Ipang Cahyo, M. Salafi Handoyo, Rahma J.S., Oddin OS, Rockspit, Sulung Ardhana, hingga Hibatullah Sukma. Keberagaman pendekatan artistik menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan perspektif yang berlapis.
Pameran dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 20.30 WIB. Selain sebagai ruang apresiasi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang dialog antara karya, seniman, dan publik dalam membaca dinamika kehidupan kontemporer.
Melalui pendekatan yang reflektif sekaligus provokatif, DIS/ORDER: It’s Fine, Actually mengajak pengunjung untuk tidak sekadar melihat, tetapi juga merasakan dan mempertanyakan: apakah segala sesuatu benar-benar baik-baik saja, atau justru sebaliknya. (Christian Saputro)




