SEMARANG — Komunitas Lukis Cat Air Indonesia (KOLCAI) genap berusia 14 tahun pada Rabu (8/7/2026). Memasuki tahun ke-14, komunitas yang mewadahi para perupa cat air dari berbagai daerah di Indonesia ini menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat persaudaraan, menjaga semangat berkarya, dan mengembangkan seni lukis cat air sebagai bagian penting dari ekosistem seni rupa nasional.
Ketua KOLCAI, Ratna Sawitri, yang akrab disapa Nana, mengajak seluruh anggota untuk menjadikan peringatan hari jadi sebagai momentum mempererat kebersamaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia seni saat ini.
“Selamat ulang tahun KOLCAI ke-14. Selalu guyub rukun, terus paseduluran, dan semangat dalam berkarya. Bravo Komunitas Lukis Cat Air Indonesia,” ujar Nana dalam ucapan peringatan hari jadi komunitas tersebut.
Didirikan pada 8 Juli 2012, KOLCAI telah berkembang menjadi salah satu komunitas seni lukis cat air terbesar di Indonesia. Melalui jaringan chapter yang tersebar di berbagai provinsi, komunitas ini aktif membangun ruang belajar, berbagi pengalaman, sekaligus memperluas apresiasi masyarakat terhadap medium cat air.
Berbagai kegiatan rutin terus digelar, mulai dari melukis bersama (plein air), lokakarya, diskusi seni, hingga pameran. Agenda berskala nasional seperti Pameran Nasional (Pamnas) dan Artcamp juga menjadi ruang temu bagi para seniman cat air dari berbagai daerah untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring, sekaligus menampilkan perkembangan terbaru karya-karya mereka.
Selama 14 tahun perjalanan, KOLCAI dinilai berhasil membangun ekosistem seni yang inklusif. Kehadiran chapter di berbagai wilayah membuat seni lukis cat air tidak lagi terpusat di kota-kota besar, tetapi tumbuh dan berkembang hingga berbagai daerah di Nusantara.
Momentum ulang tahun ke-14 juga menjadi refleksi atas pentingnya menjaga konsistensi berkarya di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang terus berubah. Bagi para anggota KOLCAI, seni tidak hanya menjadi medium ekspresi, tetapi juga ruang untuk merawat optimisme, membangun solidaritas, dan memperkuat identitas budaya.
KOLCAI berharap semangat kebersamaan yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade terus terpelihara, sehingga karya-karya para perupa cat air Indonesia semakin mendapat tempat di hati masyarakat, sekaligus mampu menembus panggung seni rupa internasional.
Memasuki usia ke-14, KOLCAI membawa harapan agar semangat para seniman cat air terus mengalir, sebagaimana karakter medium yang mereka tekuni: lentur, jernih, dan selalu menemukan bentuk baru dalam setiap sapuan warna.Salam, Mblobor ! ( Christian Saputro)




