Padang Panjang, SP.CO – Menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, hiruk-pikuk belanja perlengkapan sekolah kembali terasa di Pasar Pusat Kota Padang Panjang.
Memasuki H-2 hari pertama sekolah, Jumat (9/7/2026), toko-toko alat tulis, seragam, dan sepatu dipadati pembeli. Berdasarkan pantauan Kominfo, lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak H-3 dan diprediksi terus meningkat hingga H-1, 12 Juli 2026. Hari pertama sekolah sendiri dijadwalkan 13 Juli 2026.
Momentum ini menjadi periode penjualan tertinggi bagi pedagang. Sebab, selain siswa baru, siswa yang naik kelas juga membutuhkan perlengkapan baru.
Pemilik toko alat tulis, Ebi, menyebut tren tahun ini masih didominasi alat tulis bergambar atau berkarakter yang digemari siswa SD hingga SMA.
“Alat tulis dengan gambar atau karakter tertentu paling banyak dicari anak-anak. Sebagian besar pembeli adalah orang tua yang datang melengkapi kebutuhan putra-putri mereka,” ujarnya.
Ia menyebut pembeli tak hanya dari Padang Panjang. Warga dari Kecamatan X Koto Tanah Datar hingga Kayu Tanam Padang Pariaman juga ikut berbelanja ke Pasar Pusat. Untuk mengantisipasi lonjakan, stok barang sudah ditambah sejak 2 bulan sebelum ajaran baru.
Namun di balik ramainya pembeli, ada keluhan soal harga. Sejumlah produk alat tulis mengalami kenaikan karena penyesuaian dari distributor. Penjualan seragam dan sepatu sekolah juga meningkat.
Salah seorang pembeli, Kiky, merasakan langsung dampaknya.
“Harga seragam sekolah tahun ini lebih meningkat daripada tahun sebelumnya,” katanya.
Ramainya Pasar Pusat memang jadi sinyal positif perputaran ekonomi. Tapi kenaikan harga seragam dan alat tulis jadi PR tersendiri bagi orang tua, apalagi di tengah kebutuhan awal tahun ajaran yang menumpuk.
Para pedagang berharap aktivitas belanja ini terus berlanjut hingga H-1. Selain mendongkrak omzet, juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat Padang Panjang secara keseluruhan. (Kim)




