Akhirnya Nelayan Bisa Bernafas Lega Hadir Gerai Pelayanan Perijinan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Brebes

Brebes SumateraPost. Co – Bertempat di Balai Desa Pengaradan Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes Jawa Tengah telah dilaksanakan Gerai Pelayanan Perijinan Dari Dinas Perikanan dan Kelautan Brebes yang dilaksanakan dari pukul 09.00 wib sampai dengan selesai. Rabu (01/12/2021).

Hadir dalam kegiatan sosialisasi gerai perijinan diantaranya Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Brebes yang diwakili oleh Kabid Perikanan tangkap Iskandar, DPMTSP Kabupaten Brebes Ananta, KSOP Alimin, P3 Tegalsari Dadung Nugroho, nelayan, Ketua nelayan 5 , HNSI ada 1 ketua, ketua KUD dan bendahara masing-masing 1 , PSDKP kluwut.

Sebagai narasumber dari DPMTSP Kabupaten Brebes, KSOP , dari dinas Perikanan dan Kelautan Kabid Perikanan Tangkap iskandar Agung mewakili Kepala Dinas yang berhalangan hadir dan dari P3 tegalsari.

Kepala Desa Pengaradan Runda R mengawali kegiatan sosialisasi dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan adanya Sosialisasi Gerai perijinan yang diadakan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Brebes dan instansi terkait,  sangat membantu karena didesa kami rata-rata nelayan. Untuk itu barangkali nanti ada nelayan yang belum memiliki surat ijin, menurutnya ini bener sangat penting apalagi nelayan bersandarnya banyak diluar area ada dimuara angke, Indramayu, khusus untuk pengaradan kebanyakan ada ditempat lain untuk itu kelengkapan surat  nelayan harus dilengkapi. Pernah ada perahunya ada yg ditahan di wilayah Cirebon karena barangkali masalah surat2 kurang lengkap . Alhamdulilah pada hari ini rabu tanggal 1 Desember 2021 di Desa Pengaradan sudah ada Gerai pelayanan untuk perijinan. Trimakasih kepada Dinas Perikanan dan Kelautan Brebes.

Baca Juga :  Bahas Rancangan Paket Bali, Menkominfo Harapkan Jadi Tonggak Pemulihan Ekonomi Global

Runda menambahkan dinformasikan bahwa untuk nelayan kurang lebih 100 yang sudah punya ijin juga ikut sosialisasi ingin bagaimana perijinan ya barangkali ada yg sudah lewat. Pihaknya meminta kepada para nelayan untuk surat-surat agar kiranya bisa diperbaharui. Selama ini dinas selalu memfasilitasi nelayan terutama berbentuk surat lengkap kita jadi tenang. Dengan adanya surat2 lengkap jadinya apabila dilaut ada kontrolan atau patroli jadi lebih enak. Saya selaku kepala desa mengucapkan Terima kasih kepada dinas yang sudah  membantu para nelayan kami. Diharapkan dengan adanya gerai nelayan di pengaradan dinyatakan tidak bermasalah.

Kepala Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Brebes yang diwakili oleh Kabid Perikanan Tangkap Iskandar Agung diacara pembukaan menyampaikan bahwa Agenda hari ini Dinas Perikanan dan Kelautan memfasilitasi  dengan Gerai Perijinan khusus untuk nelayan kecil terutama wilayah barat kecamatan Tanjung dan losari. Ada beberapa surat ijin selama ini yang teman-teman  keluhkan terutama proses perijinan. Dan kami menghadirkan instansi terkait untuk perijinan diantaranya PSP tegalsari, DPTMSP Kabupaten yang tujuannya karena menjadi salah satu syarat bisa memiliki perijinan nelayan, seperti diketahui kalau nelayan di Kabupaten Brebes kurang lebih ada sekitar 11.000 an. Kita mencoba terutama yg belum punya ijin terutama Nomor Induk Berusaha (NIB).

Baca Juga :  Kodim 0728/Wonogiri Gelar Upacara Bendera 17-an, Dandim Bacakan Amanat KSAD

Disisi lain H. Masfui selaku ketua KUD Mina Saya dari kepada SumateraPost. Co mengatakan hasil sosialisasi adanya Kesulitan para nelayan banyak mengeluh kaitannya dengan perijinan, sebelumnya kita juga sudah rapat kami menginginkan melayani kita itu dalam melakukan penangkapan sudah dilengkapi dengan surat-surat harapannya begitu. Alhamdulilah dari Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Brebes menyatakan ada anggaran untuk Gerai Perijinan ini sudah semakin dipermudah kalau dulu harus ke Semarang kalau sekarang BTSPnya sudah ada di Brebes bahkan pada hari ini pelayanan langsung seperti yang kita lihat bersama para nelayan sudah bisa langsung mengurusi surat-surat yang dibutuhkan. Dilapangan persyaratan apa saja yang jelas kalau nelayan prinsipnya kepingin memiliki perijinan akan tetapi mereka mau mengurusi kemana sih. Gerai merupakan terobosan baru mereka didekatkan oleh para petugas nantinya. Gerai gratis tidak dipungut biaya. Tadi sudah disampaikan oleh pihak kantor PPSP itu kan gratis dan nanti bisa dilihat aplikasi nya.
Saya masih diamanti sebagai ketua pembinaan nelayan untuk itu pihaknya sudah minta pada Dinas terkait sehingga terlaksana nya gerai hari ini. Harapan semuanya memiliki surat dan pada saat ada operasi aman.

Baca Juga :  Bahas Rancangan Paket Bali, Menkominfo Harapkan Jadi Tonggak Pemulihan Ekonomi Global

Sementara Ketua Nelayan Desa Pengaradan yang juga nelayan Ananto Sutrisno kepada mengatakan sangat bangga dengan adanya gerai ini sehingga kami bisa mendapatkan perijinan khususnya NIB. Kami sangat terbantu dengan adanya gerai. Karena yang selama ini  dikeluhkan nelayan adalah masalah perijinan. Untuk itu saya  selaku ketua nelayan sudah ada pos-posnya sendiri kalau bikin ijin atau apa ada orangnya yang memiliki. Jadi saya selaku ketua nelayan itu ada kami bisa mengetahui dan kami arahkan . Yang jelas dengan adanya gerai hari ini kami sangat bangga selaku nelayan sangat terbantu sekali karena Dinas sudah antusias memberikan pelayanan gerai kami untuk wilayah barat losari tanjung ada 2 kecamatan ada 5 desa . Sekali lagi kami nelayan sangat berterimakasih dinas sudah antusias untuk bisa membantu permasalahan nelayan yaitu perijinan. Untuk administrasi sama sekali nol rupiah karena ini untuk membantu nelayan kecil yg waktu ini lagi masa paceklik pak terus terang. Jadi kebetulan kemarin ada rapat saya mengusulkan gerai dan alhamdulilah direalisasikan
Harapanya setelah dengan adanya gerai kami selaku ketua nelayan kami akan meningkatkan kapasitas nelayan hasil ikan bisa dilelangkan di TPI dan surat-surat  kapal lengkap. (sugiarto).