Sumatera Post – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Kaur dan Bengkulu Selatan, Samsu Amanah, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam saat menghadiri pelepasan kontingen Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Kaur yang akan berlaga di MTQ tingkat Provinsi Bengkulu ke-XXXVII di Kabupaten Seluma.

Baginya, acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol nyata semangat generasi muda Kaur dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.
Sebanyak 26 peserta terbaik, terdiri dari Qori dan Qoriah pilihan yang telah melalui seleksi ketat dan pembinaan intensif, secara resmi dilepas untuk mewakili Kabupaten Kaur. Samsu Amanah optimistis, dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, kontingen MTQ Kaur mampu meraih prestasi gemilang di tingkat provinsi.
Dalam kesempatan tersebut, Samsu Amanah memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kaur atas komitmen berkelanjutan dalam mendukung pembinaan generasi Qur’ani. Ia menilai, perhatian serius pemerintah terhadap kegiatan keagamaan merupakan investasi berharga dalam membentuk karakter masyarakat, khususnya generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.
“Saya sangat terharu dan bangga melihat semangat membara dari para peserta MTQ yang akan membawa nama harum Kabupaten Kaur. Ini adalah bukti nyata bahwa daerah kita memiliki generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai agama,” ungkap Samsu Amanah dengan penuh semangat.
Selain pelepasan kontingen MTQ, acara ini juga diisi dengan penyerahan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Kaur bersama BAZNAS Kabupaten Kaur kepada para Hafidz Al-Qur’an minimal hafalan 3 juz. Program beasiswa ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga amil zakat dalam memberikan dukungan kepada generasi muda yang berdedikasi dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an.
Bupati Kaur, Gusril, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar program beasiswa ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai, mendalami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada pembangunan moral dan spiritual masyarakat.
“Kita berharap, ke depan, generasi muda Kaur dan seluruh masyarakat semakin mencintai Al-Qur’an, karena dari sanalah lahir akhlak mulia, ilmu pengetahuan yang bermanfaat, dan karakter yang kuat untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” tutur Bupati Gusril dengan penuh harap.
Acara pelepasan kontingen MTQ berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Suasana haru dan optimisme terpancar dari wajah para peserta, official, serta masyarakat yang hadir memberikan dukungan. Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kaur dalam mewujudkan masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi.
(AN)




