LAMPUNG — Balai Bahasa Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk ambil bagian dalam program Bantuan Pemerintah Pelestarian Bahasa dan Sastra Daerah Tahun 2026. Program ini dibuka bagi komunitas maupun perseorangan yang memiliki komitmen menjaga dan mengembangkan bahasa serta sastra daerah Lampung.
Ajakan tersebut disampaikan seiring dibukanya program oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak inisiatif pelestarian bahasa daerah yang lahir dari masyarakat.
“Hallo, Sahabat Bahasa! Kami mengundang komunitas maupun perseorangan yang berdedikasi menjaga kekayaan bahasa dan sastra Lampung untuk bergabung,” demikian imbauan yang disampaikan Balai Bahasa Lampung.
Pendaftaran program dibuka mulai 1 hingga 19 April 2026. Peserta dapat mengakses informasi lengkap terkait persyaratan dan petunjuk teknis melalui laman resmi, termasuk dengan memindai kode QR yang tersedia pada materi publikasi.
Program ini menyediakan dua skema bantuan, yakni fasilitasi bagi komunitas pelestari bahasa dan sastra daerah serta apresiasi bagi individu. Dukungan ini diharapkan mampu memperluas gerakan pelestarian bahasa daerah sekaligus meningkatkan dampak karya dan pengabdian para pegiat bahasa.
Balai Bahasa Lampung menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga bahasa daerah di tengah arus modernisasi. Dengan adanya program ini, pelestarian bahasa tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama yang hidup di tengah komunitas.
Masyarakat yang berminat diimbau segera mendaftar sebelum batas waktu yang ditentukan. Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaftar dapat menghubungi narahubung Dian melalui nomor 0821-7992-6870. Program ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat peran bahasa daerah sebagai identitas budaya sekaligus warisan bangsa yang terus hidup di tengah perubahan zaman. (Christian Saputro)




