Bhabinkamtibmas Polsek Gemuh Edukasi Dan Himbau Warga Tentang Prokes

KENDAL-SumateraPost.co Bhabinkamtibmas Desa Mojo Polsek Gemuh BRIPKA Tohirman melaksanakan sambang desa serta pemantauan donor darah dari GP Ansor Desa Mojo dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat supaya disiplin protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19, Kamis (2/12/2021).

Dalam setiap aktifitas, Bhabinkamtibmas Polsek Gemuh mengimbau kepada warga yang dijumpai supaya tetap menerapkan 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas).
“Tak bosan-bosannya kami mengimbau agar warga tetap disiplin, mengurangi aktifitas dan menerapkan protokol kesehatan saat harus keluar rumah”, tutur Bhabinkamtibmas.

Baca Juga :  Mantan Direktur RSUD Wonosari DIY Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rp.470 Juta

Sementara itu, Kapolsek Gemuh IPTU Muhamad Yusuf saat dikonfirmasi menambahkan, kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran warga dan memberikan pemahaman bahwa betapa pentingnya peran dari setiap individu untuk segera memutus wabah yang kini terjadi.

“Peran dan kesadaran masyarakat sangat penting dalam memutus pandemi yang terjadi, dengan sosialisasi yang ditanamkan oleh bhabinkamtibmas kami berharap supaya pandemi segera berakhir”, tegas IPTU Muhamad Yusuf.

Baca Juga :  Jelang Wasrik Tim Post Audit, Korem 071/Wk Gelar Sinkronisasi Data Progjagar

Sementara itu Bhabinkamtibmas Polsek Gemuh BRIPKA Tohirman mengatakan, Kegiatan ini dalam rangka menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Tidak hanya soal kamtibmas namun juga masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan 3M guna memutus mata rantai penyembaran covid-19 dan kami juga melakukan pemantauan kegiatan donor darah yang di gelar oleh GP Ansor desa Mojo serta memberi imbauan tentang pemberlakuan PPKM Level 3 dari tanggal 24 Desember sampai 2 Januari 2022, kata BRIPKA Tohirman.(hms/sugiarto).

Baca Juga :  Mantan Direktur RSUD Wonosari DIY Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rp.470 Juta