BPK Temukan Kekurangan Volume Pekerjaan Puskesmas Terawas

Sumaterapost.co, MUSI RAWAS – Badan pemeriksa keuangan (BPK) perwakilan provinsi Sumatera Selatan menemukan adanya kekurangan volume pekerjaan fisik pembangunan Puskesmas Terawas, kecamatan STL Ulu Terawas kabupaten Musi Rawas yang dikerjakan tahun 2020.

Kekurangan volume tersebut tertuang dalam surat Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan provinsi Sumatera Selatan dengan nomor 25.A/LHP/XVIII.PLG/05/2021.

Baca Juga :  Bendahara dan Kades Membantah Keras Semua Tuduhan Ketua BPD Kota Daro 1 "Itu Fitnah"

Pekerjaan pembangunan Puskesmas Terawas dilaksanakan
oleh PT IKA dengan nilai sebesar Rp5.240.000.000,00 dengan jangka waktu pelaksanaan kegiatan selama 210 hari terhitung sejak 27 Mei sampai dengan 22 Desember
2020, yang selanjutnya diberi perpanjangan waktu sebanyak 50 hari.

Pekerjaan telah selesai 100% dan telah diserahterimakan. Pemerintah Kabupaten Musi Rawas telah
membayar sebesar Rp5.240.000.000,00 atau 100,00% dari nilai kontrak.

Baca Juga :  " Kapolda Sulsel Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II Itwasda Polda Sulsel "

Pemeriksaan fisik yang dilaksanakan BPK pada tanggal 29 Maret 2021 bersama PPK, PPTK,
Pengawas Lapangan, dan Penyedia Jasa menunjukkan kekurangan volume
sebesar Rp18.059.960,12.

Atas temuan BPK tersebut Plt Kepala Dinas Kesehatan, Nanti Kasih mengatakan dirinya kurang paham mengenai hal itu. Kerena dirinya baru menjabat di Dinas Kesehatan.

“Pembangunan puskesmas Terawas itu dibangun sudah lama. Saya Plt agustus 2021 ini, jadi secara teknis tidak terlalu paham,” ujar Nanti Kasih, selasa (21/9/2021).
(Hen)

Baca Juga :  " Kapolda Sulsel Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II Itwasda Polda Sulsel "

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here