Gampong PB Seuleumak Sembelih 60 Ekor Hewan Qurban Idul Adha 1442 H

Sumaterapost.co, Langsa – Gampong (Desa) Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baroe, Kota Langsa, Aceh pada pelaksanaan penyembelihan hewan qurban 10 Zulhijjah 1442 Hijiriah bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021 atau hari raya Idul Adha dan masih di masa pandemi covid-19, Geuchik (Kepala Desa) Gampong (Desa) Paya Bujok Seuleumak saat bersama perangkat gampong (Desa) tersebut melakukan penyembelihan hewan Qurban sesuai intruksi Pemerintah yang merujuk kepada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Baca Juga :  Di Simeulue Polri Peduli Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Baksos 30 Tahun Pengabdian Batalyon Bharadaksa Akpol 1991

Penyembelihan hewan qurban yang dilaksanakan hari ini bertepatan dengan hari pertama Idul Adha 1442 H, dilakukan tersebar di 9 (sembilan) dusun, Selasa, 20 Juli 2021.

Geuchik (Kepala Desa) Syafi’i kepada Sumatera post.co, mengatakan “Untuk sekarang ini dalam masa pandemi covid-19 penyembelihan hewan qurban di Gampong PB Seulemak kami lakukan tersebar di sembilan dusun. Ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kerumunan sebagai salah satu upaya mendukung program Pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Gampong PB Seuleumak, sebut Geuchik Syafi’i di Lokasi Penyembelihan hewan Qurban tersebut.

Baca Juga :  Fakultas Teknik Universitas Samudra Laksanakan Bintek Kompetensi Tenaga Kontruksi

Pada pelaksanaan penyembelihan hewan qurban tahun ini ada sebanyak 60 ekor kurang lebih hewan qurban yang disembelih, kesemuanya terbagi kesejumlah dusun dan dikoordinir oleh Kadus masing-masing, “Alhamdulillah semua berjalan baik dan lancar sebagaimana yang kita harapkan, sebut Syafi’i seraya Ia katakan, “saya juga ikut membagikan masker kepada masyarakat dan panitia pelaksana qurban guna pencegahan penanggulangan Covid-19, sebutnya.

Baca Juga :  TP-PKK Kota Langsa Peringati HKG Ke- 49

Sebelumnya pada beberapa tahun lalu sebelum pandemi merebak melanda Indonesia, penyembelihan dan pembagian daging hewan qurban dilakukan dihalaman mesjid Agung gampong setempat, namun untuk saat ini kegiatan tersebut tidak lagi terfokus pada satu tempat yang bisa menimbulkan kerumunan, demikian Geuchik Syafi’i menerangkan. (Mustafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here