Kasus Dana Hibah, Ketua KTNA Musi Rawas Ditetapkan Sebagai Tersangka

Sumaterapost.co, MUSI RAWAS – Ketua Kontak Tani Dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Musi Rawas ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik tindak pidana khusus Kejari Lubuklinggau dalam kasus dana Hibah TA 2020.

Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau Willy Ade Chaidir didampingi kasi Intelijen Aantomo dan Kasi Tindak Pidana Khusus Yuriza Anthony saat diwawancari mengatakan hari ini adalah jadwal pemanggilan terhadap Ketua KTNA Catur Handoko, tetapi beliau berhalangan hadir dikarenakan sakit jantung.

Baca Juga :  Update COVID-19 Muba: Bertambah 12 Kasus Sembuh, 42 Positif

“Nanti setelah ada hasil keterangan dari dokter akan kita pelajari, dan kami dari kejaksaan negeri Lubuklinggau juga sudah menyiapkan Dokter untuk memeriksa hasil pemeriksaannya nanti,” ujar Willy Ade Chaidir, kamis (22/07/2021).

Dalam kasus ini Kejaksaan Negeri Lubuklinggau sebelumnya telah menyita sejumlah barang bukti kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkab Musi Rawas untuk Pekan Nasional (Penas) KTNA XVI di Padang.

Baca Juga :  Dana Hibah 2T Belum Jelas, Putri Bungsu Akidi Tio Jalani Pemeriksaan

Barang-barang yang disita berupa 100 buah topi, 100 celana olahraga, 100 baju kaos olahraga, dan 100 tas ransel. Kemudian uang tunai sebesar Rp110 juta dari beberapa saksi. Peyerahan barang tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Musi Rawas di Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Diketahui kasus dugaan korupsi ini mencuat dan dilakukan pemeriksaan karena menyangkut anggaran hibah KTNA Mura senilai Rp1,075 miliar. Dana tersebut diperuntukan kegiatan Pekan Nasional (PENAS) 2020 di Sumatera Barat (Sumbar), kegiatan tersebut batal digelar lantaran adanya Pandemi Covid-19.
(Hen)

Baca Juga :  Kejari Lakukan Pulbaket Terkait Pembangunan GOR Mini B Srikaton

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here