Kepemilikan E-Warong di Tebing Gerinting Utara Ini Tak Jelas, Legalitasnya Kini Dipertanyakan

Sumaterapost.co | Ogan Ilir – Agen BRI Link Siti Fatimah Zuhro yang juga sebagai penyalur sembako BPNT (E-Warong) yang berlokasi di desa Tebing Gerinting Utara, Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir, diduga tak jelas pemilik aslinya alias ilegal. Legalitasnya sebagai E-Warong diragukan dan patut dipertanyakan.

 

 

Pasalnya, saat awak media yang hendak memantau persiapan pembagian sembako sang pemilik bernama Siti Fatimah Zuhro sebagaimana tertera di banner tersebut tidaklah jelas adanya. Bahkan para pekerja di sana pun tidak tahu siapa orangnya dan di mana keberadaannya.

 

 

 

Menurut pengakuan Fauzan, salah satu pria yang ditemui di lokasi, saat diwawancarai dia mengaku hanyalah sebagai pekerja bukan dari keluarga. Fauzan mengatakan bahwa ia dan beberapa orang lainnya yang terdiri dari kaum ibu tersebut sedang bekerja membantu mempersiapkan paket untuk pembagian sembako di wilayah sini.

Baca Juga :  Usung Motto di Air Jadi Buaya di Darat Jadi Macan, Robinhud: Kontingen Pemsel Pulang Raih Kemenangan

 

 

 

Saat dikonfirmasi mengenai pemilik BRI Link (E-Warong) yang bernama Siti Fatimah Zuhro, pria tak berbaju ini mengatakan ia tidak tahu dan tidak kenal dengan wanita yang namanya Siti tersebut.

 

 

 

“Tidak tahu pak, tidak ada yang namanya Siti itu di sini. Ini nih lagi jam istirahat. Saya cuma pekerja,”ujarnya sinis.

 

 

 

Dari pantauan di lokasi, terlihat adanya puluhan karung beras yang disusun bertumpuk. Selain itu, nampak beberapa karung berisikan wortel, kentang, bawang dan kacang-kacangan.

 

 

Bahkan sudah ada yang dikemas/dipaketkan dalam satu kantong yang telah disusun berjejer di dalam ruangan. Tapi sayang mereka enggan memberikan informasi apapun menyangkut penyaluran sembako ini.

Baca Juga :  Heboh!! Tanpa Ada Alasan Jelas Salah Satu Calon Kades Tanjung Sejaro Mengundurkan Diri

 

 

Anehnya, seluruh orang-orang yang ditemui bersikap sinis seakan alergi dengan awak media. Pernyataan yang dikeluarkan sang pekerja seolah-olah sengaja ingin menyembunyikan mengenai informasi terkait pemilik resmi Agen BriLink Siti Fatimah Zuhro.

 

 

 

Terpisah, salah satu Tomas (tokoh masyarakat) setempat yang dihubungi via telepon selulernya mengatakan, bahwa Agen BriLink Siti Fatimah Zuhro yang dimaksud memang berperan sebagai penyalur sembako BPNT di Tebing Gerinting Utara.

 

 

 

“Memang BriLink atas nama itu sering disebutlah oleh warga sebagai E-Warong Eva bukan Siti, padahal jelas-jelas nama yang tertera di situ adalah Siti Fatimah Zuhro,” kata salah satu Tomas di Kecamatan Indralaya Selatan, Sabtu (13/8).

 

 

 

Baca Juga :  Terkait Permasalahan Pengunduran Diri Calon di Desa Tanjung Sejaro, Ini Kata DPMD Ogan Ilir 

Masih kata Tomas tersebut, Agen BriLink Siti atau E-Warong Eva ini memang terkenal sombong. Tak hanya itu, sang pemilik diduga sengaja menutup diri kepada awak media yang datang meninjau proses penyaluran sembako.

 

 

 

“Memang agak songong orangnya. Dulu pernah ada pihak bank yang tanya alamat BriLink Siti ini, namun orang-orang dibuat bingung karena mereka tahunya itu adalah E Warong nya milik Eva padahal nama yang tercantum di sana Siti Fatimah Zuhro. Inikan seolah sengaja ingin mengecoh/membuat bingung orang saja. Harus jelas siapa pemilik asli yang sebenarnya dan semoga terkait hal ini berharap pihak dinsos Oi bisa memberikan tindakan tegas serta barani menyetop agen ewarung yang sok pakam ini agar tidak lagi bisa menyalurkan sembako,” tutupnya.

 

F’c