Pesisir Barat – Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan, mengunjungi wilayah terpencil di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Lampung sebagai langkah nyata dalam mendorong pembangunan sumber daya manusia di daerah terluar.
Kunjungan tersebut difokuskan di Pekon Way Haru,Kecamatan Bangkunat yang merupakan sebuah wilayah yang dikenal dengan keterbatasan akses dan letaknya yang berada di ujung selatan pesisir Pulau Sumatra. Meski terpencil, kawasan ini dihuni oleh 144 kepala keluarga yang tersebar di empat pemangku: Suka Maju, Pemekahan, Titi Jati, dan Way Binjai.
Kondisi pendidikan di wilayah ini menjadi sorotan utama. Tercatat terdapat 98 siswa yang terdiri dari anak usia PAUD hingga tingkat SMP, yang masih menghadapi berbagai keterbatasan sarana dan prasarana. Situasi tersebut mendorong perhatian serius dari pemerintah dan TNI untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda di daerah terpencil.
Selain meninjau sektor pendidikan, kegiatan kunjungan juga diisi dengan penyuluhan kesehatan gigi bagi para siswa sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran hidup sehat sejak dini. Siswa -siswi turut menampilkan seni tari tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya lokal, menambah semarak suasana kunjungan.
Agenda dilanjutkan dengan sosialisasi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat, serta perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui kunjungan ini, Pangdam XXI/Radin Inten menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program pembinaan teritorial. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan, memperkuat kesadaran akan pentingnya pendidikan dan kesehatan, serta mengoptimalkan peran perempuan dan perlindungan anak, khususnya di wilayah-wilayah terpencil seperti Way Haru.




