KOPITU Bangkitkan Petani Milenial Dalam Acara YESS

Komite Pengusaha Mikro Kecil menengah Indonesia Bersatu (KOPITU) hadir dalam acara Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS)

BOGOR – Komite Pengusaha Mikro Kecil menengah Indonesia Bersatu (KOPITU) hadir dalam acara Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) yang di selenggarakan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian di Bogor Jawa Barat, 22 Juni 2022.

Program Pengembangan Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Pemuda di Sektor Pertanian/ Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) yang merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan International Found for Agricultural Development (IFAD). Sasaran Program YESS adalah generasi muda berusia 17 – 39 tahun yang berkontribusi dalam transformasi perdesaan dan pembangunan perdesaan yang inklusif.

Baca Juga :  MOU KOPITU & BRIN Sebagai Solusi Permasalahan UKM

Tujuan dari program YESS adalah menciptakan Job Creator Agribisnis (Wirausahawan Pertanian) dan Job Seeker di bidang pertanian sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal serta menghasilkan SDM pemuda perdesaan yang kompeten. Untuk mencapai tujuan tersebut, Program YESS berkolaborasi dengan berbagai pihak salah satunya adalah lembaga keuangan untuk membatu Wirausahawan Pertanian dalam mengakses produk-produk layanan keuangan dan memberikan akses permodalan untuk para petani muda.

Dalam acara tersebut dihadiri juga oleh Asdep Pembiayaan Usaha Mikro – Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Agritera Indonesia, Era Tani dan narasumber lainya. KOPITU sendiri dihadiri langsung oleh ketua umum KOPITU, Yoyok Pitoyo. KOPITU sendiri memberikan materi dengan fokus kepastian pasar dan solusi kesulitan permodalan bagi petani muda.

Baca Juga :  Gelar Festival Nusantara Gemilang, Kapolri: Pesan Moral Pentingnya Jaga Persatuan dan Kesatuan

“KOPITU sendiri memili E-Store yang dapat menampung produk pertanian, tentunya digitalisasi dalam berbagai aspek seperti pertanian ini dapat lebih diminati oleh para petani muda, tentunya dengan adanya kepastian pasar dalam komoditi pertanian, lembaga pembiayaan lebih mudah dalam memberikan skor kredit dan juga para petani yang membutuhkan modal memiliki portofolio hasil penjualan maupun pesanan yang akan di eksekusi. Dan banyak skema yang dapat memudahkan petani muda mendapat pembiayaan, mulai dari pembiayaan Konvesional bank Himbara dalam bentuk KUR, Pembiayaan dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP), maupun akses pembiayaan lainya” ujar Yoyok Pitoyo.

Baca Juga :  Dirjen Keuda Minta Percepat Pembentukan Perda Pajak dan Retribusi Daerah Untuk Tingkatkan Investasi

Dengan adanya skema dan solusi-solusi dalam memudahkan petani milenial dalam berinovasi menjadi wirausahawan petani muda, maka perlunya sinergi dari banyak pihak. KOPITU berharap acara YESS ini dapat membuka banyak peluang bagi para petani dalam berbagai aspek, dari mulai permodalan hingga pasar ekspor. (amr)