Pemkab Lamtim Diminta Tutup Toko Lutfi Grosir, Diduga Tidak Mengantongi Izin Usaha

Lampung Timur – Berkaitan dengan Pendapat Asli Daerah (PAD), Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur diminta tegas untuk menutup dan menyegel seluruh usaha yang tidak memiliki izin di Bumei Tuah Bepadan.

Dikecamatan Batang Hari Lampung Timur, hasil kroscek kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayananan Terpadu Satu Pintu, CV. Lutfi Gemilang Jaya dengan nama usaha Toko Lutfi Grosir yang berada di Jln.Raya Merdeka 38 Banjar Rejo, usaha yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun ini diketahui tidak terdaftarkan. Diduga, adanya indikasi menghilangkan kewajiban beban pajak usaha yang sangat berpengaruh bagi PAD Lampung Timur.

Baca Juga :  Kegiatan BIAN di Harapkan Dapat Memutus Rantai Penyebaran Virus Campak dan Rubela

Meski sempat kebingungan ketika dikonfirmasi, Siti selaku Manager toko mengatakan bahwa izin usaha yang ada baru sebatas didesa.” Katanya izinya sudah ada dikelurahan ” Ucap Siti, Rabu 13 Oktober 2021.

Selain itu, salah seorang yang mengaku sebagai kuasa hukum dari Toko Lutfi Grosir melalui via telepon, kepada Sumaterapost.co mengaku, untuk permasalahan izin yang ada memang belum cukup.” Memang untuk masalah perizinan kami untuk sekarang ini masih batas kelurahan, kami masih dalam proses untuk ke pemda, kalau dari abang ada mau bantu kita sama sama urus izinya ke pemda biar prosesnya cepet selesai, itu aja si ” ujarnya.

Baca Juga :  Dawam Rahardjo: Dengan Sosialisai Empat Pilar MPR RI Bisa Membawa Perubahan Yang Baik Untuk Lamtim

Selain izin usaha, ditoko ini juga ditemui adanya salah satu makanan yang dijual tanpa label BPOM dan ketentuan lainya.(Rio)