Pemko Langsa Melalui Dinas PUPR Tahun 2021 Rehabilitasi Rumah Miskin 1.715 Unik

Langsa – Program Rehabilitasi rumah Tidak Layak Huni adalah program yang ditujukan untuk keluarga miskin yang karena alasan ekonomi tidak mampu memenuhi kebutuhan papan dan menempati rumah yang tidak layak huni berdasarkan kriteria tertentu yang alokasinya ditetapkan dengan Keputusan Walikota

Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa yang mempunyai tupoksi membantu Walikota melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dalam bidang Perumahan, Kawasan Permukiman dan Permakaman, dengan kinerja yang baik.

Baca Juga :  Gampong Tualang Laksanakan Tradisi Khanduri Blang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa, Muharram. ST,M.Si melalui Kasie Bidang Cipta Karya Dharmawansyah,ST, MT , kepada sumatera Post.co, Minggu, 24 Oktober 2021, menyampaikan Di bidang perumahan, selama tahun 2021 ini telah merampungkan dan sedang berjalan kegiatan rehabilitasi rumah tidak layak huni melalui pemberian bansos dari berbagai sumber dana, yaitu: RTLHSumber dan APBK Kota Langsa 18 unit rumah (pembangunan baru dan peningkatan kualitas) ,RTLHDana Alokasi Darah (DOKA) Provinsi Aceh 50 unit rumah (Pembangunan Baru) , BSPS Pusat 1035 unit rumah (droping material) , Sumberdana DAK Reguler 362 unit (Droping material) , Sumberdana DAK Integrisi sebanyak 250 unit (Pembangunan baru)

Baca Juga :  Gubernur Aceh Kirim Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Lhokseumawe

Jumlah total yang telah tersentuh program Rehabilitasi RTLH bersumber dari dana pemerintah selama tahun 2021 Di Kota Langsa sebanyak 1.715 unit rumah.

Dasar hukum pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi RTLH adala UUD1945 Pasal 28H ayat 1: setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. UUNo. 1 Tahun 2011 tentang perumahan dan permukiman Pasal 129 huruf a: Dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, setiap orang berhak menempati, menikmati dan/atau memiliki/memperoleh rumah yang layak dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi dan teratur.

Baca Juga :  Pecatur Aceh Besar, Sarmadoli Juara Catur Dispora Aceh

Rumah dikatakan layak huni apabila memenuhi 3 kriteria sebagai berikut adalah Keselamatanbangunan berkaitan dengan pondasi, dinding dan atap. Strukturbangunan, berkaitan dengan luas minimal: 9 m2 per jiwa. Kesehatanberkaitan dengan pencahayaan dan ventilasi.(Mustafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here