Penegakan Syariat Islam Ingin Tajam Ke Atas Ruang Kerja Pimpinan Harus Terbuka

Sumaterapost.co, Langsa-Hasil penulusuran dan pengamatan media sumatera post.co dalam pelaksanaan dan penegakan Syari’at Islam di Kota Langsa masih banyak didapati kekurangan-kekurangan dan belum sepenuh dilakukan secara benar di dalam pemerintahan pemko Langsa,

Pasalnya puluhan dan bahkan ratusan instansi dan perkantoran Pemerintah yang ada di Kota Langsa, Aceh pada umumnya masih didapati adanya pelanggaran-pelanggaran syari’at yang hal tersebut terjadi tanpa disadari oleh masing-masing pimpinan yang ada di suatu instansi ataupun dinas.

Dari hasil penulusuran dan investigasi yang dilakukan sumatera post.co, yang menghabiskan waktu selama tiga hari dari sejak hari Senin 13 September 2021 sampai dengan hari ini Rabu 15 September 2021, terlihat dan mendapati di sejumlah perkantoran, yang dalam hal ini ruangan pimpinan kebanyakan dan terkesan sangat rahasia dan lagi tertutup tanpa bisa dilihat oleh orang/pegawai lain yang berada di luar, bagaimana jika ada staf bertemu dengan pimpinan di ruang kerjanya dengan menutup pintu, jika ditarik ke salah satu pasal di Qanun Jinayah ini bisa di indikasikan berdua-dua-an bukan dengan muhrim di dalam satu ruangan.

Baca Juga :  Walikota Langsa, Tanam Pohon Bentuk Motivasi Rasulullah Saw Dalam Kehidupan Kita

Karenanya, jika seseorang bawahan yang wanita dan bukan muhrim tatkala dipanggil oleh atasannya untuk menghadap guna keperluan sesuatu hal yang akan dibicarakan menyangkut tugas dan pekerjaan, maka tak ayal indikasi perbuatan khalwat pun bisa saja terjadi dan ini jelas pelanggaran terhadap Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tetang hukum jinayah.

Dalam hukum jinayah dengan tegas dan terang-terangan seseorang non muhrim yang berlainan jenis dilarang berduaan ditempat sepi atau disebuah ruangan yang tertutup rapat yang hal tersebut saat ini terjadi di banyak tempat baik Perkantoran maupun instansi yang ada di Kota Langsa.

Baca Juga :  PT.Lubuk Indah Sembunyikan Plang Proyek Revitalisasi Saluran IPAL Di Lingkungan RSUD Langsa

Oleh karena itu, terkait fenomena ini diharapkan Pemerintah kota Langsa melalui dinas terkait dalam hal ini Dinas Syari’at Islam dan Pendidikan Dayah yang ada agar segera melakukan himbauan kepada seluruh pimpinan baik itu dinas maupun instansi untuk tidak mendekorasikan ruangan kerja kepala dinas secara tertutup tetapi harus terbuka, hal ini perlu adanya pembenahan demi terwujudnya penegakan Syari’at Islam di Aceh secara benar.

Baca Juga :  Kejari Langsa Bersama PT. Pos Cabang Langsa Lakukan MoU Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Dan perlu juga untuk di ingat yang bahwasanya berduaan di ruangan tertutup besar kemungkinan juga ikut nimbrung pihak ketiga yaitu Syaitan, kalau Syaitan telah memainkan perannya menggoda manusia, maka tidak heran jika perbuatan-perbuatan yang tidak diduga dan di inginkan pada sebelumnya, hal itu akan terjadi, demikian sorotan kecil penegakan Syari’at Islam di Kota Langsa.(Mustafa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here