Peringati Hari Tari Dunia, Komite Tari Gelar Pertunjukkan Hybird

Memperingati Hari Tari Dunia (HTD) ke-16 Komite Tari Dewan Kesenian Lampung (DKL) kembali menaja pergelaran Hybird.

Bandar Lampung – Memperingati Hari Tari Dunia (HTD) ke-16 Komite Tari Dewan Kesenian Lampung (DKL) kembali menaja pergelaran Hybird. Gelar tari ini diaja secara virtual di Gedung Kesenian Lampung, Way Halim, Bandar Lampung. Disiarkan live streaming mellalui kanal Youtube Dewan Kesenian Lampung Kegiatan akan dibuka Hari Kamis 28 April 2022 Pukul 16.00 WIB akan berlangsung hingga Jumat 29 April 2022 Pukul 16.00 WIB.

Pertunjukkan pembuka akan tampil Syarief, kemudian pergelaran diawali dengan Tari Melinting (Anak Sawah) dan ditutup dengan Tari Payung (Potads Lampung). Pergelaran yang mengusung tema : tajuk “Tradisi Tanah Tempat Menyemai Benih” ini akan dibuka Ketua Dewan Kesenian Lampung Profesor Satria Bangssawan ini akan melibatkan 6 orang pembawa acara yaitu;. Indra Pradya, Edo, Ahmad Susantri, Baysha, Nabila dan Desi.

Ketua Komite Tari DKL Agus Gunawan mengatakan, kegiatan ini akan berlagsung 24 jam nonstop akan melibatkan lebih dari 1000 penari dengan 70 karya tari dari seluruh belahan dunia ini, karena situasi pandemic akan disiarkan live streaming. “Tetapi nampaknya para contributor tetap antusias untuk tampil dalam ajang ini yang tahun lalu mendapat banyak pujian dari para maestro tari Indonesia,” ujar Agus Sangisu panggilan karib Agus Gunawan.

Kegiatan ini, lanjut Agus, sudah digelar Komite Tari DKL sejaka tahun 2016. Tetapi dua tahun terakhir ini digelar online. “Tahun ini kegiatan ini kami gelar secara hybrid, online dan offline Kegiatan ini tak hanya iikuti para penari Lampung, tetapi dari seluruh Indonesia juga dari luarnegeri seperti; Spanyol, Malaysia, Rusia, Amerika Serikat, Canada, dan Croasia. Beberapa maestro tari Indonesia juga terlibat dalam kegiatan ini,” terang Agus.

Hari Tari Sedunia

Sejarah Hari Tari Sedunia yang Diperingati Tiap Tanggal 29 April. Sejarah Hari Tari Internasional ini dicetuskan oleh Komite Tari Institut Teater Internasional (ITI) pada tahun 1982. Tanggal 29 April dipilih sebagai Hari Tari Internasional karena bertepatan dengan hari lahir Jean-Georges Noverre (1727-1810). Jean-Georges Noverre merupakan pencipta balet modern.

Pada tahun 1982, Komite Dansa International Theatre Institute (ITI) mencanangkan adanya Hari Tari Sedunia. Dilansir situs International Dance Day, pesan dari adanya peringatan ini adalah untuk merayakan tarian, bersenang-senang dalam universalitas bentuk seni dengan melintasi semua hambatan politik, budaya, dan etnis. Selain itu, peringatan ini juga bertujuan untuk menyatukan orang-orang dengan bahasa universal yakni tarian. (Christian Saputro)