Silaturahmi Kebangsaan Digelar, Bergerak Bersama Kita Hebat

Dandim 0733 Kota Semarang sedang menyampaiksn paparanbya tentang Ideologi Pancasila dalam Silaturahmi Kebangsaan di Holy Stadium, Semarang (27/04/2022)

Semarang – Ribuan warga Kota Semarang menghadiri silaturahmi kebangsaan di Holy Stadium , Semarang, Rabu (27/04/2022). Silaturahmi Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama yang mengusung tema : “Bergerak Bersama Kita Hebat” dihadiri Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Kapoltabes Semarang Kombes. Pol. Irwan Anwar, S.IK, M. Hum, Dandim Let. Kol. Inf. Honi Havana,KH. Nuril Arifin Husein para tokoh lintas agama,dan masyarakat.

Ketua Panitia Silaturahmi Kebangsaan Timotius Tanutama sangat mengapresiasi kehadiran Walikota Semarang, Kapoltabes, Damdim, Gus Nuril, para tokoh lintas agama dan juga warga Semarang yang sangat antusias meramaikan acara ini. “Saya berharap acara silaturahmi bisa makin mempererat dan kerukunan antar warga Semarang. Mari kita bergerak bersama agar Semarang semakin hebat, ” ujar Timotius.

Walikota Semarang dalam sambutannya sangat mengapresiasi gelaran acara silaturahmi yang makin memperkokoh rasa persatuan dan kebersamaan warga Kota Semarang. “Semangat kebersamaan inilah modal utama membuat Semarang semakin hebat,” ujar Hendi panggilan karib Hendrar Prihadi Walikota Semarang.

Sementara Kapoltabes Irwan Anwar menyampaikan paparannya, kalau Poltabes Kota Semarang memperkokoh silaturahmi lewat dialog digital dengan menghadirkan aplikasi Libas yang sudah didownload 125 ribu orang lebih.Libas sendiri artinya polisi hebat.

“Aplikasi ini lahir terinpirasi dari program Semarang Smart City yang digagas walikota Semarang. Kalau punya program Semarang Hebat, ya, harus didukung polisinya jugs harus hebat. Setidaknya sudah ada 21 aplikasi yang bisa terhubung dengan aplikasi Libas. Dan warga masyarakat kota Semarang bisa mengaksesnya untuk kepentingan bersama, ” tandas Irwan.

Pada kesempatan itu, Dandim Honi Havana memaparkan, Pancasila jadi idilogi pilihannya. Pancasila merupakan pilihan kongkretnya untuk mengokohkan persatuan dan sudah teruji.

“Pancasila merupakan bintang penuntun. Pancasila selaras dengan ajaran agama. Pancasila seratus persen sesuai dengan ajaran agama, ” ujar Honi.

Ditegaskannya, manusia Pancasila adalah manusia yang berakal budi. Untuk menuju sukses bersama-sama , kita harus meminimkan merugikan orang lain, tetapi harus makin banyak memberi manfaat bagi orang lain. “itu yang menjadi alasan saya memilih idioligi Pancasila, ” ujar Honi yang sudah menjelajah berbagai daerah di wilayah Indonesia.

Gus Nuril panggilan karib pimpinan Pesantren Soko Tunggal dalam thausiyahnya mengatakan, merasa terharu dan terkenang semangat kebangsaan yang beberapa tahun lalu pernah digaungkannya bersama Pangdam Diponegoro dan Pendeta Petrus Agung kini “ngremboko” bertumbuh. “Saya terharu dan terkenang semangat kebangsaan terus tumbuh, ‘ujar Gus Nuril.

Pimpinan Pondok Pesantren Soko Tunggal ini juga menegaskan, jangan ada penghianatan lagi. ” Sebaik-baik orang yang sukses dunia akhirat, adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Prakteknya, ya, agama. Contoh kongkretnnya, thareqoh, menjaga rasa syukur. Tak hanya silaturahmi” ujarnya mengingatkan.

Sebelum gelaran acara dimulai dibuka dengan doa yang dipimpin Kiai Tauhid dan Pdt.Tina Agun Purnomo (Gembala Sidang Gereja JKI Injil Kerajaan ) selaku tan rumah.

Helat dimeriahkan dengan perfomace musik, meddley tari daerah oleh Sekolah Terang Bangsa dan Tari Semarangan dari Sanggar Sobokartti.

Pada kesempatan itu, Walikota, Kapoltabes, Dandim, Gus Nuril, membagi-bagi hadiah uang tunai, panitia juga membagikan door prize berupa rice cooker, kompor gas, televisi dan sepeda juga uang tunai. Pamungkas acara semua undangan dijamu buka dan makam bersama.

(Chhristian Saputro)