Politisi Senayan Putra Pringsewu Soroti Kecilnya Anggaran Pro Rakyat

Sumaterapost.co | Pringsewu – Politisi senayan putra Pringsewu, Endro.S. Yahman soroti kecilnya anggaran pro Rakyat di Kabupaten Pringsewu, hal ini diungkapkan saat membuka Training of Trainer (TOT) saksi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu, Selasa, (6/12) di Sekretariat PDI Perjuangan.

“Kita banyak mendengar bahwa pemerintahan Kabupaten Pringsewu saat ini belum mampu mewujudkan harapan masyarakatnya, bisa dilihat rendahnya sensitivitas pemerintah dalam mewujudkan infrastuktur yang layak,” kata Endro.

Banyaknya ruas jalan yang rusak parah, pelayanan masyarakat yang masih belum memuaskan, angka kemiskinan yang masih tinggi adalah situasi yang dapat dilihat sehari-hari. Padahal jalan adalah sarana transportasi yang berperan mendukung kegiatan ekonomi rakyat. sambung Endro.

Dikatakannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pringsewu yang masih rendah, porsi belanja pegawai yang sangat besar yaitu lebih dari 60 persen.

Dengan proporsi belanja pegawai yang sangat tinggi ini dapat dipastikan anggaran untuk pembangunan dan untuk rakyat sangat kecil.

“Isu ketimpangan inilah dapat menjadi isu pokok dan menjadi agenda utama kebijakan partai yang bisa ditawarkan PDI Perjuangan menjelang pemilu 2024. Kondisi saat ini PDI Perjuangan Pringsewu berada diluar pemerintahan,” papar Endro yang saat ini duduk di Komisi II DPR RI.

Oleh karena itu kata Endro isu pokok tersebut menjadi prioritas yang harus dikritisi oleh anggota DPRD fraksi PDI Perjuangan. Petugas partai di parlemen/DPRD harus memperjuangkan dan menyuarakan. Perjuangan kebijakan anggaran pro-rakyat harus menjadi prioritas.

Sedangkan ditengah masyarakat, kader PDI Perjuangan harus dapat bersenyawa dengan masyarakat untuk membantu akses kebutuhan dasar masyarakat yang masih dibawah garis kemiskinan, melakukan pendampingan kelompok masyarakat dalam berusaha agar bisa meningkatkan ekonominya.

“Bila kerja-kerja politik ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, maka dipemilu tahun 2024 PDI Perjuangan Pringsewu terpaku dalam memori kolektif masyarakat dan dipastikan memperoleh kursi mayoritas dan menjadi pemenang. Kemenangan PDI Perjuangan Pringsewu adalah kemenangan masyarakat Pringsewu,” pungkas Endro.

Pemilu menjadi tolok ukur kinerja partai, apakah unjuk kerja partai sudah mampu bersinergi dengan kebutuhan rakyat, mampu merebut hati dan pikiran rakyat atau belum.

“Saya yakin selama ini PDI Perjuangan mampu merebut hati dan pikiran mayoritas masyarakat Kabupaten Pringsewu,” tambahnya.

Endro S. Yahman yang saat ini juga masih sebagai dosen di Universitas Trisakti Jakarta meminta agar kita jangan lengah, PDI Perjuangan adalah partai Ideologis dan partai kader, harus selalu memperbaharui teori, strategi dan taktikperjuangannya agar sesuai dengan situasi perkembangan masyarakat Pringsewu yang heterogen tapi menjunjung keharmonisan.

Kemenangan PDI Perjuangan tegas Endro harus nampak pada kemenangan sisi ideologisnya, yakni sebagai partai pembela kaum Marhaen, wong cilik dan menghormati Kebhinnekaan dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu, Palgunadi menjelaskan bahwa TOT Saksi ini diselenggarakan dalam rangka menghadapi pemilu serentak tahun 2024, khususnya pemilu legislatif dan pemilu presiden Februari 2024. Persiapan lebih awal agar PDI Perjuangan menang 3 kali berturut-turut atau biasa disebut “hattrick”, sesuai dengan instruksi dewan pimpinan pusat (DPP) PDI Perjuangan dan syaratnya kader partai harus tetap menjaga soliditas.

TOT diikuti 27 peserta yang berasal dari 9 pengurus anak cabang (PAC), badan saksi pemilu nasional (BSPN) Cabang, badan dan komunitas juang.

Materi TOT Saksi akan diberikan oleh BSPN Daerah PDI Perjuangan propinsi Lampung. Materi akan menitik beratkan pada pelatihan teknis yang praktis disertai simulasi menggunakan alat peraga, agar calon pelatih gampang memahami dan gampang melatih calon saksi milik PDI Perjuangan ditingkat TPS.

 

 

(andoyo)


Posted

in

by

Tags: