Polres Brebes Fokus Pada Peningkatan 6 Aspek Perubahan Dalam Wujudkan Wilayah Bebas Dari Korupsi

Brebes SumateraPost. Co.-Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto.S.I.K, MSi memberikan arahannya kepada semua anggota Polres Brebes dalam apel di lapangan utama pada hari Jum’ah (27/11/2021) di dampingi oleh semua Pejabat Utama ( PJU ) Polres Brebes.

Dalam arahannya Kapolres mengharapakan ,”agar semua jajaran Polres Brebes selalu meningkatan Perubahan Kinerja dan Pelayanan kepada masyarakat dengan baik,karena Polres Brebes akan terus meningkatkan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).” tegas Kapolres.

Baca Juga :  Terpukau Motif dan Nilai Sejarahnya, Delegasi Brazil di DEWG G20 Borong Batik

Kembali Kapolres Brebes mengatakan “Perubahan menghantarkan kita pada hal baru yang harus di hadapi terus melangkah kedepan dengan sepenuh hati menyambut harapan baru dengan terus berinovasi dengan senyuman dan keramahan yang menjadi tonggak awal menuju perubahan.”

“Perubahan adalah sesuatu yang pasti karena dalam perubahan selalu tersimpan harapan dan ekspektasi.Perubahan untuk mewujudkan Polres Brebes menjadi wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan Wilayah birokrasi Bersih Melayani (WBBM) akan menumbuhkan budaya untuk melayani dengan sepenuh hati .”Pungkas Kapolres

Baca Juga :  Bahas Rancangan Paket Bali, Menkominfo Harapkan Jadi Tonggak Pemulihan Ekonomi Global

Polres Brebes di bawah Kepemimpinan AKBP Faisal Febrianto SIK MSi.terus menggaungkan semangat perubahan karena dengan semangat perubahan Polres Brebes akan menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Perubahan itu pasti.

Polres brebes akan terus berkomitmen dengan sepenuh hati melakukan pembangunan zona intregitas menuju wilayah bebas dari korupsi.

Baca Juga :  Terpukau Motif dan Nilai Sejarahnya, Delegasi Brazil di DEWG G20 Borong Batik

Perubahan yang dilakukan oleh Polres brebes beserta jajaran adalah dengan meningkatkan kwalitas pada enam area perubahan di antaranya;
​Manajemen Perubahan
​Penataan Tata Laksana
​Penataan Sistem Manajemen SDM
​Penguatan Akuntabilitas
​Penguatan Pengawasan
​Peningkatan Kwalitas Pelayanan Publik. (Hms/sugiarto).