Jakarta – PSSI Awards 2026 bukan sekadar acara penghargaan biasa, acara tersebut digelar di Studio 6 Emtek, Jakarta, (28/03/2026), merupakan bentuk apresiasi bagi semua pihak yang berkontribusi dalam kemajuan sepak bola Indonesia.

Ketum PSSI Erick Thohir mengatakan bahwa sepak bola nasional tidak hanya dibangun oleh pemain di lapangan, tetapi juga oleh berbagai elemen lain seperti wasit, asosiasi provinsi, sponsor, dan suporter.
“PSSI Awards hadir dengan semangat lebih hangat dan membumi, memberi penghargaan kepada yang menjaga mimpi sepak bola Indonesia tetap hidup,” ujar Erick.
Antusiasme publik juga tinggi, dengan lebih dari 790 ribu suara masuk selama periode voting berlangsung.

Secara keseluruhan, PSSI Awards 2026 menghadirkan 17 kategori penghargaan, mulai dari pemain, pelatih, wasit, hingga penghargaan untuk pengembangan sepak bola dan suporter.
Diantara penerima penghargaan yaitu Jay Idzes sebagai Men’s Player of the Year.
“Saya merasa sangat terhormat menerima penghargaan ini. Ini juga untuk semua orang yang bekerja di belakang layar,” kata Jay Idzes yang mengungguli sejumlah nominasi lain, yakni Yakob Sayuri, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk, melalui pemungutan suara yang berlangsung dari Januari hingga Maret 2026.

Selanjutnya, Rizky Ridho memenangi penghargaan tersebut berkat gol jarak jauhnya ke gawang Arema FC pada pertandingan BRI Super League 2024/2025 di Stadion Patriot Candrabagha, Bekasi. Gol itu juga sempat membuatnya masuk nominasi gol terbaik peraih penghargaan Puskas pada 2025.
“Bukan obat sih, lebih ke motivasi karena saya tidak kecewa juga gagal di (penghargaan) Puskas. Dan saya sangat bangga juga bisa mewakili Indonesia meskipun hanya mendapat nominasi di Puskas. Semoga ke depannya banyak lagi gol-gol yang dari pemain Indonesia bisa masuk Puskas,” kata Ridho.
Para pemain sepak bola lainnya yang menerima penghargaan di antaranya Maarten Paes sebagai Men’s Goalkeeper of the Year, Marcelino Ferdinan sebagai Men’s Young Player of the Year, hingga Safira Ika Putri sebagai Women’s Player of the Year.
Selain pemain sepak bola, para pelaku olahraga sepak bola lainnya juga mendapatkan penghargaan seperti Thoriq Alkatiri sebagai Referee of the Year, Fuad Qohar sebagai Assistant Referee of the Year, hingga almarhum Mas Katon sebagai Supporter of the Year.
Sementara untuk kategori Legend of the Year, diberikan kepada Tan Liong Houw, pemain sepak bola kenamaan Indonesia di era 1950-an.
Ajang ini menjadi bukti komitmen PSSI dalam mengapresiasi kontribusi para pelaku sepak bola nasional. PSSI Awards diharapkan terus menjadi motivasi bagi pemain, pelatih, dan seluruh ekosistem sepak bola Indonesia untuk berkembang dan berprestasi di kancah internasional.
(Fathir)




