Ratusan KK Pekon Ulok Manik Terima Bantuan Pupuk Cair

Sumaterapost.co | PESISIR BARAT – Sebanyak 238 Kepala Keluaga (KK) Pekon Ulok Manik, Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat, mendapatkan bantuan 630 botol pupuk cair, Kamis, (18/8/2022).

Pemberian bantuan pupuk cair itu berlangsung di balai pekon setempat dan dihadiri Peratin (Kepala Desa) Ulok Manik Mustapiri, dan undangan lainnya.

Dikatakan bahwa pembagian pupuk tersebut merupakan realisasi 20% anggaran dana desa (ADD), terkait tiga acuan penggunaan ADD.

Baca Juga :  Tedi Zadmiko: Pelayanan Kesehatan Harus Ditingkatkan

Acuan tersebut yakni Permendes nomor 7 tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa untuk tahun 2022. Peraturan Presiden nomor 104 tahun 2021 tentang RAPBN dan terakhir yakni PMK nomor 190 tahun 2021 tentang pengelolaan dana desa.

“Pengalokasian dana desa untuk Program Ketahanan Pangan dan Hewani, sebanyak 20% dari anggaran dana desa, kita salurkan hari ini berupa biang pupuk cair dari Eko Farming, sebanyak 630 botol. Untuk satu botol pupuk cair ini bisa digunakan untuk menyemprot lahan sekaus satu hektar,” jelas Mustapiri.

Baca Juga :  Realisasi DD di Pekon Sukajadi Disinyalir Sarat Penyimpangan

Dari hasil musyawarah desa beberapa waktu lalu, kesepakatan bersama untuk 20% anggaran dana desa tersebut akan dibagikan berupa pupuk. Mengingat di Pekon Ulok Manik tersebut sebagain besar adalah lahan pertanian dan perkebunan.

“Pupuk cair dari Eko Farming ini merupakan multi fungsi, bisa digunakan pada tanaman perkebunan seperti kelapa sawit dan tanaman lain serta bisa digunakan diareal persawahan khususnya tanaman padi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tedi Zadmiko: Pelayanan Kesehatan Harus Ditingkatkan

Diharapkan, lanjut dia pembagian pupuk untuk masyarakat Ulok Manik ini bisa membantu meningkatkan hasil panen baik dari perkebunan atau persawahan yang ada.

“Masyarakat juga sangat antusias dengan adanya program peningkatan produksi tanam ini. Semoga dengan adanya bantuan pupuk masyarakat bisa meningkat hasil panen pada tanaman yg ada, ” pungkasnya.

 

Agustiawan