Road To Penta K Labs IV 2022 “Malih Dadi Segara”, Agus Budi Santoso Taja Pameran Foto

Sedekah Bumi "Sri Rejeki" di Dusun Sumber Arum, Sumber Rembang, (Agus Budi Santoso)

Semarang – Fografer Agus Budi Santoso yang selalu bersetia dan berkiprah di dunia fotografi menaja pameran foto. Pameran foto budaya yang dinisiasi Kolektif Hysterya Searang dalam tajuk : Ditampart #3 digelar di Universitas Islam Sultan Agung (Unisuila), Terboyo Semarang, Sabtu (26/11/2022).

Fotografer Agus Budi Santoso ketika dikonfirmasi, Senin (28/11/2022} mengatakan, pameran ini merupakan kolabrasi seni panggung berjalan. Selain, pameran foto karya ABS juga dipentaskan pegelaran musik yang dipersembahkan oleh Rasi Timur dan Ufuk Utara. “Ini bagian menuju dari 8 rangkaian gelaran “Ditampart” Penta K Labs IV 2022 “Malih Dadi Segara” di Tambak Rejo nanti.

Ufuk Utara mengusung genre folk ( Agus Budi Santoso)

Agus Budi Santoso dikenal sebagai fotografer yang mumpuni dan menguasai beberapa genre. Selain itu ABS juga sering bergiat pameran, juri lomba foto dan jadi nara sumber event fotografi. Beberapa catatan pada tahun 2012 ABS pernah mengikuti pameran foto Festival Pandanaran, Pada tahun 2018, pameran foto Wayang, dan terkini 2022 pameran “Dunia Kecil” bersama pelukis Hary Suryo di Warung Kopi Alam, Semarang.

Baca Juga :  Sastrawan Lampung Zabidi Yakub Raih Hadiah Sastra Rancage 2023

“Dalam gelaran pameran ini saya menaja 12 karya foto hasil bidikan dalam acara sedekah bumi “Sri Rejeki” di Dusun Sekar Arum Kecamatan Sumber, Rembang. Yang merupakan seri event event Kolektif Hysteria Nginguk Githok #4 2022.

Agus Budi Santoso yang karib disapa ABS ini, lebih lanjut, mengatakan, lewat karya-karya foto saya ingin berbagi kepada sesame tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya.”Saya sebagai fotografer tak hanya asal jepret tetapi punya pesan-pesan moral. Fotografer selain sebagai dokumentator juga pembawa warta yang bicara lewat karya-karya fotonya,” terang ABS.

Baca Juga :  Sastrawan Lampung Zabidi Yakub Raih Hadiah Sastra Rancage 2023

Contohnya, lanjut ABS, duabelas karyaku yang ditaja dalam pameran ini berkisah tentang tradisi sedekah bumi di Dusun Sekar Arum Kecamatan Sumber, Rembang. Foto-foto in berkisah tentang ungkapan rasa syukur masyarakat yang mereka rayakan yang diejawantahkan dalam sebuah pesta rakyat bersedekah gunungan palawija dan sayuran. “Mereka juga tak lupa ziarah ke Punden di Desa itu yang dikeramatkan. Pada pamuncaknya nanggapseni Tayuhan yang merupakan seni tradisi dan kearifan local setempat,” pungkas ABS.

Tampil dalam event Ditampar #3 Rasi Timur dan Ufuk Utara yang mengusung pertunjukan musik.Rasi Timur merupakan project kolaboratif antara Azis Kamis, Imron dan Rohman Brandal Kampus. Mereka unjuk kebolehan menggabungkan music akustik yang direspon dengan seni lukis. Khusus pada evnt Ditampart #3 ini mereka menyajikan sebuah tema “Semakin Tenggelam” bisa jadi merujuk dalam tema besar yang diusung Penta K Labs IV Tahun 2022 “Malih Dadi Segara”.

Baca Juga :  Sastrawan Lampung Zabidi Yakub Raih Hadiah Sastra Rancage 2023

“Temayang kami usung merupakan reson terhadap krisis bencana air rob yang mengancam daerah pesisir Semarang,” ujar Azis Kamis salah satu punggawa Rasi Timur.

Sedangkan Ufuk Utara merupakan project musik solo yang mengusung genre folk yang kental dari veretan grungeBiorre aktif menciptakan lagu-lagu dengan pengaruh berat nomor-nomor folk milik

“Nama Ufuk Utara saya pilih terkait dengan kepeduliannya terhadap stigma buruk yang melekat pada kampung halamannya Barutikung di kawasan Pesisir Semarang. Hampir semua project music saya terkait dengan isu ini,” tandas Soni. (Christian Saputro)