Sat Res Narkoba Polres Pematang Siantar Amankan Dua Anggota Pengelola Parkir RS Vita Insani

Sumaterapost.co | Pematang Siantar – Rumah sakit Vita Insani kembali dihebohkan dengan tertangkapnya dua pria saat mengkonsumsi narkoba jenis sabu diareal perparkiran rumah sakit Jalan Merdeka Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur pada hari sabtu (22/01) sekitar pukul 17.30 WIB.

Awalnya security rumah sakit hendak lakukan patroli dilokasi perparkiran, tiba-tiba melihat dua orang pria yang tak lain adalah petugas parkir (jukir) sedang duduk disebuah ruang mesin genset, merasa curiga security pun menghampiri ke dua pria tersebut, benar saja tiba dilokasi ditemukan benda yang dicurigai narkotika jenis sabu, Rabu, (26/01/2022).

Baca Juga :  Mobil Terjun ke Jurang, Seluruh Korban Dilaporkan Terluka

Selajutnya kedua pria tersebut digiring ke ruangan supir, saat diintrogasi kedua pria tersebut pun mengakui bahwa mereka sedang mengkonsumsi narkoba, jenis shabu shabu yang diperoleh dari seseorang pria warga jalan medan.

Tak berapa lama berselang sat res narkoba dari kepolisian polres pematang siantar tiba dilokasi guna memboyong barang bukti dan ke dua pria yang diketahui bernama ABA warga Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara dan Jefri warga Jalan Patimura Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Baca Juga :  DPP Aceh Sepakat Sumatera Utara Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

Sementara itu, masyarakat yang berdomisili disekitaran rumah sakit vita insani pun merasa gerah, mendengar kabar kejadian yang sama terulang kembali, dimana tak lama berselang dari kejadian kepergoknya seorang Jukir oleh warga, diduga mengkonsumsi barang terlarang meminta pihak rumah sakit merubah managemen perparkiran, agar kasus tersebut tidak terulang kembali, dengan petugas parkir yang benar-benar menjalankan tugasnya sebagai Jukir, bukan nyambi konsumsi narkoba.

Baca Juga :  TP-PKK Labusel Tinjau Kegiatan Masyrakat Dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah

Kemudian seorang warga yang tak ingin namanya dipublikasika juga mengatakan memang kalau sudah kejadian seperti ini kami selaku warga juga merasa was was, takut anak kami jadi ikut ikutan mengkonsumsi narkoba disitu, ujarnya dengan nada geram.(ns*)