TEBING TINGGI – Sumaterapost.co, Pemerintah Kota Tebing Tinggi menggelar kegiatan Silaturahim Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama dengan partai politik, tokoh agama, organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), LSM serta wartawan di Lapangan Merdeka Kota Tebing Tinggi, Sabtu (14/3/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan seluruh unsur masyarakat dan stakeholder di Kota Tebing Tinggi.
Wali Kota Tebing Tinggi, H. Imam Irdian Saragih, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan para alim ulama, organisasi masyarakat, dan partai politik demi menjaga keharmonisan kota yang majemuk.
“Dengan forum koordinasi pimpinan daerah dan seluruh para alim ulama serta organisasi partai politik, artinya kita mempererat dan memperkuat persatuan, karena Tebing Tinggi merupakan kota multi etnis, kota majemuk yang tetap harmonis,” ujar Imam Irdian Saragih.
Ia menambahkan, kondusivitas kota menjadi hal utama dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kepemimpinannya semata-mata merupakan bentuk pengabdian untuk membangun kampung halaman.
“Saya tidak ada kepentingan lain, hanya ingin membangun kampung halaman saya. Ini merupakan pengabdian bagi saya. Tetapi tentu saya tidak mampu bekerja sendiri, tidak mampu berpikir sendiri untuk membangun Kota Tebing Tinggi yang kita cintai,” katanya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa Kota Tebing Tinggi memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi daerah sekitar.
“Perputaran ekonomi ada di Kota Tebing Tinggi. Fasilitas kesehatan ada di Tebing Tinggi, pendidikan juga ada di Tebing Tinggi. Warga Kabupaten Simalungun berobatnya ke rumah sakit di Tebing Tinggi, anak-anak mereka juga bersekolah di sini dan berbelanja di Tebing Tinggi,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan dan organisasi masyarakat untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun kota.
“Saya sangat berharap kepada bapak ibu sekalian, sampaikan saran dan kritik kepada pemerintah. Pastikan dulu kebenarannya. Kalau ada persoalan dengan dinas, pertanyakan dulu kepada dinas terkait, jika tidak jelas silakan sampaikan langsung kepada saya,” tegasnya.
Sementara itu, dalam tausiyah Ramadhan, Ustadz Irfan (Rahul) mengingatkan jamaah agar tidak meninggalkan salat dan memanfaatkan umur yang diberikan Allah SWT untuk melakukan kebaikan.
“Jangan pernah tinggalkan salat sehingga tidak menyia-nyiakan umur yang diberikan Allah SWT. Jika diberi umur panjang, gunakan untuk kebaikan,” pesannya.
Ia juga menekankan bahwa umat Islam dianjurkan menjadi pribadi yang sejahtera secara ekonomi melalui cara yang halal serta memanfaatkan harta untuk bersedekah.
“Orang Islam harus kaya dengan jalan yang halal, dan gunakan harta itu untuk bersedekah di jalan Allah SWT,” tutupnya
Kegiatan tersebut juga diwarnai pemberian bantuan dan Santunan.
Reporter b75




