SK PDAM Demak Bodong Merugikan Calon Karyawan Hingga Ratusan juta Rupaih .

SumateraPost.co Demak – Banyak bermunculan diberita medsos patut diduga huox , dengan isi berita tersebut diduga telah menyemarkan nama baik Lembaga dan kepribadian seseorang sampai membunuh karakter .
Maka dengan adanya dugaan berita yang tidak benar atau Huox tersebut , Ketua DPD BPAN Aliansi Jateng Yoyok Sakiran lakukan jumpa Pers di Kediamannya , Didesa Kedunguter Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak Jateng 14 juli 2021.

Paparan Yoyok S Ketua DPD AI didalam jumpa Pers , ” Kami sengaja mengajak teman media Jateng untuk mengulas adanya bermuculan berita berita di medsos yang saya anggap melanggar kode etik jurnalistik , bisa dikatan Hoax .

” Karena berita berita tersebut saya duga belum melakukan konfermasi diantara kedua belah pihak , antara narasumber sama yang bersangkutan dalam rilisan tersebut .

Baca Juga :  Dewi Aryani dan DPC PDI Perjuangan Kota Tegal Gelar Pengobatan Gratis dan Serahkan Beras untuk 150 Tukang Becak dan Kader Tim Pemakaman Covid-19

” Dengan munculnya berita yang mungkin belum bisa dipertangung jawabkan atas berita tersebut , kami didampingi divisi Hukum kami dan semua DPC BPAN AI se Jateng melakukan tindakan kebenaran hukum , Papar Yoyok .

Yoyok menambahkan , yang paling membuat kecewa di Kabupaten Demak sekarang ini masih ada dugaan perbuatan yang jelas melanggar hukum dengan cara melakukan penipuan memasukan karyawan di Perusahaan PDAM Demak membayar puluhan sampai ratusan juta rupiah , termasuk keponakan saya sendiri bernama Agus .

” Korbannya Semua ada 14 orang yang sudah menerima SK dari PDAM Demak yang ditanda tangani Direktur BUMD Qumarul Huda Nik 020 200 666, SK tersebut Bodong , Jelasnya .

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Paguyangan Gandeng Asosiasi Pengusaha bagikan nasi kotak untuk Masyarakat Terdampak PPKM Level 3

Penjelasan kedua korban sebut saja AC dan EK di ruang jumpa Pers . Awalnya dapat informasi dari saudara saya ada lowongan kerja di PDAM Demak , lalu saya ikut mendaftar , selama proses pendaftaran sampai menerima SK , saya diminta uang sama NW Karyawan PDAM , dengan cara bertahap , awal 15 juta sampai ratusan juta rupiah .

” Semua yang menerima SK ada 14 orang semua di tarik uang seperti saya , tapi fariasi kalau SMU, SMK, 90 jutaan , Sarjana sampai 165 juta , dan uang hasil penariakan diberkan yang bernama A M , AM itu koorditator nya semua .

Baca Juga :  ORI Instuksikan Buka Posko Pengaduan Bantuan Terdampak Covid-19

” Mulai pendaftaran surat panggilan pemberitauan dan SK itu , sampai sekarang saya dan teman 14 calon Karyawan PDAM belum dapat kerja jadi Karyawan PDAM .

” Dalam hal tersebut saya sampaikan sama Pak Yoyok , dan Pak Yoyok sudah lakukan koordinasi sama yang bersangkutan secara kekeluargaan dan hasilnya kurang baik muncul berita medsos yang menjelek jelekken .

” Permasalahan ini saya sudah melapor ke pihak yang berwajip ke Polres Demak, dibantu sama Ketua DPD DPC Aliasi Indonesia Jateng . Ungkapnya AC dan EK.

( Tim MYD )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here