Wagub Sumbar Didampingi Wabup Sabar AS Kunjungi Destinasi Wisata Pasaman

SumateraPost.co | Pasaman – Destinasi Wisata Pasaman dibeberapa daerah mulai menggeliat, termasuk wisata alam, hal ini terbukti dengan kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy didampingi Wakil Bupati Pasaman Sabar AS.

Serta bersama rombongan tiga Anggota DPRD Propinsi Sumbar Dapil Pasaman, Pasaman Barat, Kahairudin Simanjuntak, Donizar dan Syawal DT Putiah, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Ketua DPD HPI dan Kepala OPD Kabupaten Pasaman saat meninjau objek wisata alam yang ada di Nagari Lubuak Gadang, Kecamatan Mapat Tunggul, Sabtu 15 Januari 2022.

Kunjungan Wakil gubernur Sumbar tersebut disambut meriah oleh masyarakat dengan tari pasambahan dan kesenian daerah setempat.

Sementara itu Wali Nagari Lubuak gadang Asrul Dt Gampo Alam saat menyampaikan laporanya menjelaskan, tema kegiatan adalah Pesona Alam Lubuak Gadang dalam rangka Destinasi Wisata Nagari Lubuak Gadang minat Khusus atau disebut GEO Park.

Dalam hal ini keinginan masyarakat  nagari Lubuak gadang menjadikan salah satu daerah tujuan wisata di Pasaman, diantara objek wisata alam yang menjadi unggulan daerah ini adalah, Wisata Monggok Indah, Sarasah Simingkuah, Goa Masjid Jin, Batu Masjid Jin, Ranjau Batu dan Wisata Batu Sembahyang.

Baca Juga :  Bapisah Bukan Bacarai, AKP Yonni Asra Idola Masyarakat Pasaman

“Dengan banyaknya objek wisata di Nagari ini, perlu adanya perhatian khusus dari seluruh pihak, ia pun berharap adanya pembangunan menyeluruh di nagari Lubuak Gadang, dengan hadirnya Wakil Gubernur dan Dewan Provinsi di daerah ini, nantinya akan dapat memberikan kontribusi khusus untuk pembangunan Lubuak gadang,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua DPD HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Sumatera Barat Mr. Body “saat memberikan sambutannya mengatakan, ia yakin, Destinasi Wisata Pasaman sudah mulai bangkit dan menggeliat, terutama Destinasi Wisata Alam yang ada di Nagari Lubuak Gadang yang terus berbenah.”

Hal tersebut sangat didukung oleh Perangkat pemerintah setempat termasuk masyarakat sekitar, setelah di tinjau dalam waktu cukup lama, timnya sangat menikmati alam wisata terutama yang ada di Lubuak gadang, tanggal lagi bagaimana kita mengolahnya menjadi daerah wisata menarik.

Baca Juga :  Pasaman Raih WTP 9 Kali Berturut, Tatakelola Keuangan Semakin Baik

Wakil Bupati Pasaman Sabar AS dalam arahanya mengatakan, Dukungan Pemerintah Propinsi Sumatera Barat sangat jelas, itu terlihat dengan hadirnya Wakil Gubernur Sumatera Barat di Pasaman guna peninjauan Destinasi wisata Pasaman diantaranya Wisata Kuliner Bonjol, Wisata budaya yakni wisata museum peninggalan Tuangku Imam Bonjol termasuk Wisata alam yang ada di Lubuak Gadang Nagari Kecamatan Mapat Tunggul.

Disamping kondisi batang Sumpur yang cukup menantang, indah dan bagus, ini merupakan ikon wisata yang akan di kembang pemerintah daerah dan juga akan menjadi daerah tujuan wisata kedepan, perlu dukungan seluruh pihak, termasuk dengan terbentuknya Pokdarwis akan sangat membantu terlaksananya Destinasi Wisata ini.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy menjelaskan, tahun 2023 merupakan tahun kunjungan wisata Sumatera Barat, kunci awal dari suksesnya destinasi wisata disuatu daerah sangat penting untuk belajar lebih dahulu ke daerah yang lebih maju wisatanya, termasuk adanya dukungan seluruh masyarakat. Terpenting dukungan Niniak Mamak dan Tokoh Masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Sabar AS Pimpin Apel Memperingati 2 Hari Besar Nasional

“Objek wisata di Sumatera Barat cukup banyak, tergantung bagaimana kita menjaganya dan memeliharanya.”

Perwakilan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Gerindra Khairuddin Simanjuntak mengatakan, atas nama wakil rakyat Kabupaten Pasaman di DPRD Provinsi Sumatera mendukung sepenuhnya pengembangan Destinasi Wisata di Pasaman, termasuk Destinasi wisata alam di Lubuak Gadang, demikian juga hal yang sama dikatakan Syawal DT Putiah dan Donizar.

Selanjutnya di teruskan peninjauan lokasi seluruh objek wisata di daerah tersebut  dengan mempergunakan 8 Kapal Boat Kayu menempuh rute selama lebih kurang 1 jam perjalanan pulang pergi dengan alur sungai yang keras dan Ekstrim.

M Rizki