Wakili Bupati, Sekda Buka Pelatihan Keterampilan Tenaga Kerja

PESISIR BARAT – Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.Agus Istiqlal,SH.,MH. Yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. N.Lingga Kusuma,MP menghadiri acara pembukaan kegiatan pelatihan keterampilan tenaga kerja kabupaten Pesisir Barat tahun 2021.
di Aula Hotel Kurma Kecamatan Pesisir Tengah, Senin, ( 20/09/21 ).

Dalam Sambutannya Sekda Pesisir Barat menyampaikan, guna menciptakan dan memperluas kesempatan kerja atau lapangan usaha untuk mengurangi pengangguran.

Sekaligus untuk mempercepat proses penanggulangan pengangguran adalah tugas pemerintah sesuai dengan amanat undang-undang dasar 1945. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten Pesisir Barat melalui dinas tenaga kerja dan transmigrasi Pesisir Barat melaksanakan program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja.

Baca Juga :  Untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat, Pekon Biha Gencar Membangun

“Dengan kegiatan ini diharapkan akan tercipta meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan menjadi kader-kader wirausaha baru atau pengusaha pemula yang berkualitas, produktif dan beretos kerja tinggi , sehingga upaya perluasan kesempatan kerja melalui kegiatan wirausaha dapat dijalankan dan dikembangkan sendiri oleh masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan,”ujarnya.

Pada dasarnya sasaran kegiatan tenaga kerja adalah terciptanya lapangan kerja dan angkatan kerja dalam rangka mengurangi pengangguran, tersedianya tenaga kerja yang berkompeten dan mampu bersaing di bursa kerja, dalam menunjang program pengembangan penghidupan berkelanjutan (p2b)
data kabupaten Pesisir Barat tentang tenaga kerja menurut bps pada tahun 2020 tercatat sebanyak 79.227 (tujuh puluh sembilan ribu dua ratus dua puluh tujuh) angkatan kerja yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Pesisir Barat. dengan jumlah pengangguran terbuka sebanyak 2.698 ( dua ribu enam ratus sembilan puluh delapan) atau sebesar 3,41%.

Baca Juga :  43 KPM Pekon Baturaja Terima BLT-DD

Selanjutnya, sasaran program pengembangan penghidupan berkelanjutan (p2b) adalah tenaga kerja rentan yaitu masyarakat penganggur, setengah penganggur, korban phk,calon tki yang gagal berangkat, tki purna, tki bermasalah, tenaga kerja muda, tenaga kerja disabilitas, tenaga kerja lansia dan keluarga miskin.

“Untuk itu, dengan adanya pelatihan keterampilan tenaga kerja ini diharapkan seluruh peserta pelatihan nantinya mampu menerapkan ilmu yang didapat sehingga mampu meningkatkan kemampuannya dan dapat segera melakukan akselerasi guna peningkatan ekonomi yang diikuti oleh peluang wirausaha,” tutupnya. Ar

Baca Juga :  Pekon Biha Gencar Membangun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here