Warga Desa Gemulak Merasa Lega PTSL Jadi

DEMAK | SUMATERA POST –  Pada hari rabo tanggal 19/01/2022 Panitia PTSL Desa Gemulak Kecamatan Sayung Kabupaten Demak bersama BPN Demak Jateng, telah membagikan sertifikat kepada warga yang ikut program PTSL di tempat SDN Daleman, sertifikat yang sudah jadi diserahkan kepada pemohon bersangkutan.

Informasi yang di himpun awak media, dari warga Desa Gemulak pemohon sertifikat merasa senang selama pengajuan PTSL kurang lebihnya tiga tahun, pada tahun ini 2022 sertifikat sudah jadi dan sudah di trima .

” Terkait penarikan uang untuk PTSL memang bervariasi ada yang ditarik Rp 500 000 rupiah yang sudah punya leter C, kalau yang belum punya leter C ditarik lebih , Ungkapnya.

Baca Juga :  Prasetya Alumni SMA Taruna Nusantara Magelang, Penatarama Putra Asal Krui Pesibar

” Warga menambah di Kampung sini banyak yang sudah jadi sertifikat nya ada yang belum jadi katanya nunggu periode ke dua.

” Terkait batas patok tanah tidak ada, dulu ada yang tanya batasnya mana , saya bilang sini sama situ , memang dari pamong desa pernah menyuruh kasih patok batas tanah pakai kayu ngak papa mau ada pengukuran , saya sengaja tidak mau kasih patok batas tanah ; juga warga sini yang ikut PTSL tidak ada yang pasang patok batas tanah , karena kuatir sudah kasih patok batas tanah tidak jadi. Tidak taunya sertifikat sudah jadi, Tambahnya.

Baca Juga :  Prasetya Alumni SMA Taruna Nusantara Magelang, Penatarama Putra Asal Krui Pesibar

Di sisi lain Warga Dukuh Desa Gemulak Merasa janggal jadinya sertifikat, sebab orang yang mengajukan PTSL tidak di kasih batas patok tanah , pengukuran nya bagaimana, sedangkan yang punya tanah sebelah kiri kanannya tidak tau juga tidak ada kesaksian , terus uang penarikan bisa buat beli patok patas tanah dari pemohon PTSL , ( Kata warga kepada awak media )

Awak Media 24/01/22 minta tanggapan kepada Kasubag Arif BPN terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL) tersebut.

Baca Juga :  Prasetya Alumni SMA Taruna Nusantara Magelang, Penatarama Putra Asal Krui Pesibar

” Tanggapan ya, Yang seharusnya tanah yang di ajukan pemohon sertifikat melakui PTSL sudah terpasang patok batas tanah dari kayu atau yang lain.

Baru di ukur dan di saksikan oleh orang yang punya tanah kanan kirinya atau bisa orang yang tau paham bahwa tanah tersebut Jelas milik pemohon,

” Batas tanah harus ada kalau ngak ada bagai mana ngukurnya , kecuali di perumahan. Kalau memang belum terpasang patok batas tanah kita turun kelapangan segera, Jelasnya.  ( WD smtpst)