Warga desa jumbleng blok jangga tua gelara acara ngunjung buyut sampu

Indramayu Sumaterapost-makam keramat buyut sampu yang terkenal masyrakat jumbleng blok jangga tua orang yang paling sakti di desa jumbleng (14/11/2021).

Adat istiadat yang menjadi ciri kebudayaan dan kearipan lokal di kabupaten Indramayu yang  merupakan serangkaian adat desa yang turun temurun di laksanakan tiap tahunya oleh  masyarakat jangga tua,

Kali ini masyrakat jangga tua yang sedang melaksanakan  sedekah bumi/ngunjung/haul  buyut sampu blok jangga tua yang bertempat di desa jumbleng blok jangga tua, kecamatan Losarang, kabupeten Indramayu.tampak kompak, mengenakan baju panetia yang bertuliskan makam kramat buyut sampu , dalam acara ngujungan tersebut bendhara suganda menerangkan hasil dari suwdaya dari masyrakat jangga tua total semuanya mendapatkan 33,650 tiga puluh tiga juta enam ratus lima puluh ribu rupia dari pemdes hanya membantu 300rb rupia

Baca Juga :  Kodim 0701/Banyumas Gelar Kampanye Kreatif Penerimaan Prajurit TNI - AD

Dari kuwu jumbleng 300rb
Karang taruna 100
Raksa bumi 50

Adapun rangkaian kegiatanya adalah Do’a dan tahlilan bersama di makam kramat buyut  sampu untuk mendoakan waliallah buyut sampu sebagai leluhur masyarakat desa setempat,  usai acara tersebut dilanjutkan pemotongan tumpeng dan acara pagelaran  sandiwara yang bertempat di makam kramat buyut sampu, kecamatan Losarang kabupaten Indramayu, provinsi, jawa barat.

Saat ditemui dilokasi situs makam buyut sampu Jukri ketua panetia mengatakan,  bahwa” tujuan dari pada sedekah bumi/ngujung yaitu sebagai wujud syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah memberikan hasil bumi kepada masyarakat desa jumbleng blok jangga tua kususnya, sehingga warga kami dengan gembira untuk merayakanya” ujar Jukri

Baca Juga :  Persit Diminta Tak Ria dan Pamer Kekayaan di Medsos

“warga kami juga dalam acara sedekah bumi/ngunjung ini  mengharapkan karomah dan barokah dari para pendahulu atau leluhurnya,  sehingga acara ngunjung/sadekah bumi ini dapat di laksanakan turun menurun agar terus dilestarikan adat dan budaya desa ini sehingga nantinya tidak tergerus zaman, dan acara ngunjung ini melibatkan seluruh elemen. Yang selalu  dilaksanakan dari tahun ketahun oleh masyarakat kita ini” terangnya

Baca Juga :  Siswa Siswi MI Al-Islamiyah Telah Divaksin Sinovac

Kami selaku panetia berharap agar budaya kearipan lokal ini dapat di teruskan dan di laksanakan karena dengan ngunjung/sedekah bumi berarti menghargai dan menghormati leluhur kita yang berjuang untuk kemakmuran masyarakat sekitar” tukasnya

Selain itu, juga kami  mengharapkan kepada warga kami, khususnya, blok jangga tua agar adat -istiadat desa ini jangan sampai di hilangkan, karena ini merupakan kultur budaya kita (nenek moyang) sehingga dengan adanya acara ngunjung/sedekah bumi dapat menjalin kebersamaan dan kerukunan antar masyarakat kususnya desa jumbleng,pungkasny
(Nono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here