Warga Pringsewu di Perantauan Dimbau Tidak Mudik Nataru

Sumaterapost.co – Pringsewu | Mewaspadai gelombang ke 3 varian baru Pandemi Covid -19 Warga Kabupaten Pringsewu yang berada di perantauan diimbau untuk tidak melakukan perjalanan mudik pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti .

Imbauan tersebut sebagai antisipasi untuk mencegah kemungkinan penyebaran Covid-19 Omicron, sebuah varian baru Covid-19 yang lima kali lebih menular, masuk ke Kabupaten Pringsewu, maupun kemungkinan terjadinya gelombang baru Covid-19, yang biasanya terjadi setelah libur panjang.

Oleh karena itu, Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi berharap masyarakat dapat melaksanakan imbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Begitupun dengan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, pihaknya mengingatkan sesuai aturan kepada para ASN untuk tidak mudik ataupun cuti serta berpergian jauh, kecuali sakit, atau ada urusan keluarga serta kepentingan yang tidak dapat dihindari dan ditunda.

Baca Juga :  Membangun Gerakan Kekuatan Ekonomi Mikro Melalui KUB dan Koperasi

Sebagai upaya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 baru pada saat Natal dan Tahun Baru.

Wabup Pringsewu, Fauzi, lebih jauh mengatakan, Pemkab Pringsewu telah menyiapkan tempat karantina. “Pemkab Pringsewu terus mengkampanyekan protokol kesehatan serta terus berupaya menggencarkan vaksinasi kepada masyarakat guna menciptakan herd immunity sebagai langkah untuk menanggulangi pandemi Covid-19”, ujar Fauzi kepada Sumaterapost.co, disela – sela Oientasi Pengurus PMI Kabupaten Pringsewu, di STMIK Pringsewu, Rabu (1/12/21).

Terkait PPKM Level 3 yang akan diberlakukan di seluruh Indonesia menjelang libur Natal dan Tahun Baru 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, menurut Fauzi, kebijakan tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat, dan sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19. “Kebijakan ini diterapkan di bawah Instruksi Menteri Dalam Negeri No.62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022”, jelasnya.

Baca Juga :  2 Terduga Perzinahan MRZ dan MS

Di dalam Instruksi Mendagri tersebut, ASN, TNI, Polri, BUMN, dan karyawan swasta tidak diperkenankan cuti akhir tahun. Sementara pekerja atau buruh disarankan untuk menunda pengambilan cuti setelah libur Nataru. Terkait hal ini, pemerintah daerah diminta melakukan sosialisasi terkait peniadaan mudik Natal dan Tahun Baru kepada seluruh masyarakat, dan dapat memberikan sanksi bagi yang melanggar. “Selain itu, masyarakat diimbau tidak bepergian dan tidak pulang kampung dengan tujuan yang tidak mendesak. Serta dilakukan pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri, termasuk pekerja migran Indonesia sebagai antisipasi tradisi mudik Natal dan Tahun Baru”, imbuhnya.

Baca Juga :  Berta Niken Guru SDN dari Pringsewu Dapat Undangan Menghadiri Upacara Proklamasi di Istana Merdeka 

Saat ini berdasarkan informasi monitoring vaksinasi covid -19 Propinsi Lampung, untuk. Kabupaten Pringsewu hingga Selasa (30 November 2021) sudah mencapai 58,19%.

Menyikapi himbauan Wakil Bupati Pringsewu yang juga sebagai Ketua PMI Kabupaten Pringsewu, beberapa warga masyarakat mendukung penuh agar saat libur Natal dan Tahun Baru untuk tidak mudik, seperti yang diungkapkan oleh Hardi, salah satu warga di Kecamatan Pringsewu, mengaku melarang saudaranya untuk. Pulang kampung saat libur Natal dan Tahun Baru, karena menjaga kemungkinan adanya virus covid-19 melekat di badannya sehingga rentan menularkan, ujarnya. (Andoyo)