Tanah Datar (SumBar) SP.co – Selain dugaan pungutan yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, ternyata pengelolaan Dana BOS juga tidak transparan.
Ketika hal ini di konfirmasi langsung kepada Taswir Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Tanah Datar terkait tranparansi penggunaan Dana BOS melalui papan informasi madrasah, sang Kepala Madrasah dengan 3ntengnya menjawab tidak tau, coba nanti tanya sama bendahara BOS, ucapnya.
Harya Fitri Bendahara Dana BOS Madrasah ketika diminta klarifikasinya terkait papan informasi yang tidak di jumpai di semua pojok madrasah mengaku bahwasanya mamang tidak ada informasi dana bos di papan informasi, ucapnya kepada media ini Sabtu 27 Januari 2024 diruang Kepala Madrasah.
Kita duga kuat pihak Madrasah tidak transparan dalam mengelola Dana BOS dan kita duga kuat para wali murid juga tidak mengetahui kemana Dana BOS tersebut mengalir ucap Simon warga setempat yang juga pemerhati pendidikan, kepada awak media ini Sabtu 27 Januari 2024
Sebut saja Eti (52) yang mengaku kepada media ini bahwa anaknya sudah 3 generasi menimba ilmu di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Tanah Datar dan jujur saya tidak pernah mendapatkan informasi terkait penggunaan Dana BOS yang saya tau hanya iuran atau uang Komite, imbuhnya.
Eti menambahkan, itu Pak Adel Wahidi adalah alumni di madrasah tersebut dan sekarang bekerja di Ombudsman Sumbar, namun sayang Sekolah dimana tempat dia menimba ilmu menjadi tempat praktek pungutan diluar aturan dan Oniang (Diam) itu dugaan saya, ujarnya sembari tersenyum.
Ketika hal ini dikonfirmasi langsung kepada Adel Wahidi yang bekerja di Ombudsman Sumbar bahkan pernah menjabat sebagai PLT Ketua Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat, terkait dugaan Pungutan Liar yang ada di kampung halamannya ini menjawab, Maaf, mulai tahun 2024, ambo tak punya kewenangan untuk memberikan statemen terkait Ombudsman, dan ketika di konfirmasi apakah benar bapak Adel Wahidi yth adalah Alumni di madrasah tersebut, Adel Wahidi tidak lagi mengomentari pertanyaan media ini melalui via WhatsApp, alias tidak dibalas, hingga berita ini di tayangkan.
*Benek/Piss*




