Sumaterapost.co – Kaur, Bengkulu | Dinas Sosial Kabupaten Kaur terus melakukan pemutakhiran Data Tunggal Sensus Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Penerima Manfaat. Kali ini. Sosialisasi dan penyerahan Akun SIKS -NG di laksanakan di dua Kecamatan sekaligus, meliputi Kecamatan Kinal dan Kecamatan Padang Guci Hilir. Senin (23/02/2026).
” Dari pagi sampai istirahat siang hari, kita melakukan kegiatan di Kecamatan Kinal, nanti secara maraton akan kita lanjutkan di Kecamatan Padang Guci Hilir, ” kata Sidarmin Tetap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kaur, saat dimintai tanggapannya usai menyampaikan materi Pemutakhiran DTSEN.
Menurut Sidarmin Tetap ini sangat penting disampaikan, khususnya kepada operator SIKS -NG yang ada di setiap desa.
Karena mereka lah yang nantinya yang akan menjadi penentu terhadap perubahan data yang disampaikan oleh masyarakat.” sistem akan mengikuti berdasarkan input yang dimasukkan oleh operator desa, yang disampaikan oleh masyarakat Penerima Manfaat, ” ujar Sidarmin Tetap.
Maka partisipasi masyarakat dalam memberikan datanya yang benar, sesuai dengan kondisi rel yang ada pada setiap masyarakat pengusul.
Hal itu juga dipertegas oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur Anton Pestaria. Anton menegaskan bahwa pengisian formulir usulan perubahan harus lah sesuai dengan keadaan sebenarnya yang dialami oleh masyarakat.
Karena kreteria BPS dalam menentukan Desil, akan ditentukan sesuai dengan data rel yang masuk pada BPS, ” kami tidak bisa merubah data seseorang dari kaya menjadi miskin atau sebaliknya dari miskin menjadi kaya, ” tegas Anton.
BPS hanya bisa melakukan pengelompokan berdasarkan rangking yang diperoleh dari penyandingan antara data yang satu dengan yang lainnya. BPS akan menentukan Desil berdasarkan, pekerjaan, aset, dan urgensi tingkat kepentingan masyarakat, jika terjadi persamaan data yang masuk, “seperti Dua orang yang sama, yang memiliki tiga orang anak, maka kami akan melihat siapa kepala keluarganya, jika yang satu lelaki lainnya perempuan, maka yang perempuan terlebih dahulu yang akan dipilih, begitu seterusnya sampai ditemukan siapa yang paling urgen untuk didahulukan, ” jelas Anton.
Dari hasil perangkingan tersebut, maka datanya akan dikirimkan ke SIKS-NG Kementerian Sosial untuk diberikan bantuan sebagai masyarakat Penerima Manfaat, dengan kreteria Desil 1 sampai Desil 5 adalah kelompok masyarakat yang layak untuk mendapatkan bantuan pemerintah, seperti, JKN oleh BPJS, Bedah Rumah, PKH, Sekolah Rakyat, dan bentuk bantuan lainnya yang diprogramkan oleh pemerintah.
Dengan adanya perubahan data DTSEN ini diharapkan bantuan sosial yang disediakan oleh pemerintah, akan tepat sasaran dan berbagai klaim protes masyarakat atas pemberian bantuan betul-betul jatuh pada masyarakat yang berhak untuk menerimanya.
Partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam mengisi form perubahan DTSEN ini, akan menentukan keakuratan pemutakhiran data, untuk diterapkan pemerintah dalam melaksanakan program sosial ekonomi nasional yang tetap sasaran.
Red/ Ili,st/tg




