Komunitas Perupa Bunga Rumput Taja Pameran Lukisan “Tetap Melangkah”

Komunitas Perupa Bunga Rumput, Solo, menaja pameran bersama bertajuk : “Tetap Melangkah” di Gedung Hetro Space Solo

Solo – Komunitas Perupa Bunga Rumput, Solo, menaja pameran bersama bertajuk : “Tetap Melangkah” di Gedung Hetro Space Solo, Jl. Urip Sumoharjo Jebres Solo, mulai 14 September – 18 September 2022.

Pameran lukisan yang juga merupakan agenda tahunan in dihelat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bunga Rumput yang ke 2. Komunitas Perupa Bunga Rumput sendiri berdiri pada 30 Agustus 2020 lalu.

Ketua Komunitas Perupa Bunga Rumput Sabardi, mengisahkan dalam perjalanan 2 tahun berkreasi Bunga Rumput, sudah menggelar 3 kali pameran. Lebih lanjut dipaparkannya, yang pertama pameran internal Bunga Rumput bertajuk: “Unjuk Panuwun” pada tahun Desember 2020, kemudian menaja pameran lukisan Nasional”Nuansa Warna” November 2021 dan yang akan dating ini pameran internal Bunga Rumput ; “Tetap Melangkah”.

Baca Juga :  Goenarso Siap Taja Pameran Tunggal : “Satoe” di TAN Artspace Semarang

Sabardi membabarkan, menginjak awal tahun ke 3 ini dalam dalam pameran seni lukis Bunga Rumput mencoba untuk mandiri. Dalam arti kalau biasanya dalam pameran mencari sponsor, untuk kali ini, Bunga Rumput hanya menggunakan dana dari peserta yang ikut pameran. Dan pesertanya pun hanya kusus dari anggota BR yang minat ikut pameran. “Tujuannya dengan belajar upaya mengelola dana yang minim tetap bisa menyelenggarakan pameran. Semacam swadaya, jadi tidak tergantung dengan pihak lain,” ujar Sabardi.

Baca Juga :  DAAL Siap Gelar Workshop Penciptaan Tari & Musik Bertajuk LAPAH

Ketika disoal tentang tajuk pameran yang diusung mengapa “Tetap Melangkah”. Sabardi, menjelaskan, kita semua tahu selama 3 Tahun ini, kita disandera pandemi Covid 19. Hal ini tentunya sangat berpengaruh sekali terhdap segala sektor, termasuk kesenian tentunya juga seni rupa. Namun bagi Komunitas BR sejak berdiri ditahun 2020, –saat pandemi masih melanda — Bunga Rumput tetap eksis dalam kegiatan sampai sekarang.

Baca Juga :  Mozaik Perang Kembang, Kecamuk Perang Batin di Panggung Kehidupan

Maka dari itu dalam pameran ini sesuai tema, mengajak semua anggota Bunga Rumput khususnya, dan teman-teman seniman untuk bangkit, dan melangkah agar kesenian di Solo dan sekitarnya ini tidak berhenti. Apalagi Solo sebagi kota budaya, tentu ini sangat cocok sekali dengan adanya kegiatan- kegiatan kesenian seperti ini.

“Harapan kami kesenian di Solo dan sekitarnya makin nampak dan terekpos dunia. Sehingga Solo (kesenian) nya makin maju dan makin dikenal,” pungkas Sabardi. (Christian Saputro)